PC PMII Pati Selenggarakan Sekolah Kader Pemberdayaan Desa

0
35

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pimpinan Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Pati menyelenggarakan kegiatan Sekolah Kader Pemberdayaan Desa. Kegiatan ini berlangsung 9 s/d 10 Januari 2021 di SMK NU Pati dengan beragam materi yang disampaikan.

Ketua PC PMII Pati, Shoimul Mubarok mengatakan secara prinsipil hendak melahirkan panji yang mampu menggerakkan pembangunan dari bawah yang dalam hal ini adalah desa. Pasalnya dalam materi kegiatan ini mulai dari tara kelola desa, pembangun berkelanjutan hingga ketahanan dalam pemberdayaan masyarakat.

“Meski outputnya besar, tapi untuk peserta kami batasi. Kami batasi hanya 30 peserta. Nantinya mereka bisa belajar terkait analisis sosial (Ansos) untuk melakukan kajian isu serta pemetaan masalah. Hingga gerak strategis dalam pengawalan kebijakan desa,” ujar Shoim seusai acara kepada Saminnews, Sabtu (9/1/2021).

Sebagaimana kebijakan yang tepat dalam pelaksanaan pembangunan desa ini secara konseptual dimulai dari bawah. Dengan strategi bottom-up melalui proses identifikasi sebagai landasan pembangunan yang berkelanjutan.

Shoim berharap dengan materi yang diperoleh dari kegiatan sekolah kader Pemberdayaan Desa ini setelahnya bisa mengaplikasikan bagi desanya masing-masing. Para peserta tersebut sudah mempunyai modal sosial pengetahuan dalam rangka mendukung kebijakan pembangunan desa.

“Keinginan kita nantinya bahwa setelah adanya kegiatan ini, peserta bisa memberikan hal positif atau perubahan buat desanya masing-masing,” harapnya.

Menurutnya, peserta sebagai kader pemberdayaan desa selalu siap bergerak. Hal itu dari modal identifikasi objek yang menjadi peluang dikembangkan. “Harus siap bergerak apabila ada peluang serta siap menjadi garda terdepan untuk perubahan desa,” papar Shoim.

Diketahui, untuk hari pertama ini dalam kegiatan sekolah kader pemberdayaan desa terdapat materi yang disampaikan diantaranya Positioning kader PMII dalam pembangunan desa, Tata Kelola Desa, Pembangunan Desa, serta Pengembangan Ekonomi.

Selanjutnya, hari kedua untuk materinya adalah Desa dan Visi Undang-undang Desa, Penyusunan Peraturan Desa, Penguatan Keberdayaan serta Dinamika Gerakan Internal Desa.