Hari ke Delapan, Sampai Tengah Hari Selesai Dimakamkan Dua Jenazah Standar Protokol Covid-19

0
68
Pemakaman standar protokol Covid-19 pertama di hari ke delapan, Jumat (8/1) 2021, di TPU Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, utuk jenazah warga Desa Bogotanjung, di wilayah kecamatan setempat.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Memasuki hari ke delapan, Jumat (8/1) 2021 dari pagi hingga lepas siang ini, Tim Pemakaman Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pati, baru memakamkan dua jenazah standar protokol Covid-19. Jika selama satu hari ini,atau sore hingga malam nanti tidak ada penambahkan lagi jenazah yang harus dimakamkan, maka jumlahnya cukup dua.

Kendati demikian, tim maupun warga tentu tidak memprediksi jenazah yang dimakamkan dengan standar protokol Covid-19, benar-benar hanya dua atau akan muncul penambahan lagi. Yakni, biasanya hal itu akan muncul pada sore hingga malam hari, sehingga jumlah jenazah yang harus dimakamkan kadang-kadang bertambah sampai tiga.

Jika di hari kedelapan ini cukup hanya dua jenazah, papar beberapa personel tim pemakaman, maka untuk tugas maupun tenaga mereka sedikit lebih ringan. ”Seperti pemakaman di Kuryokalangan hari ini, misalnya, hal itu baru dilaksaakan sekitar pukul 10.30, dan bisa berakhir menjelang shalat Jumat,”ujar salah seorang di antara mereka, Purnama.

Pemakaman standar protokol Covid-19 untuk jenazah seorang laki-laki, warga Desa Bogotanjung, Kecakatan Gabus, di TPU Desa Kuryokalangan, kecamatan setemoat, Jumat (8/1) 2021 hari ini.

Sebelum meninggal dan dimakamkan di desa kelahirannya, almarhum sempat dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) RAA Soewondo Pati. Untuk pemakaman almarhum sudah siap lebih dahulu, sehingga Tim BPBD pada jam tersebut bisa melaksanakan pemakaman standar protokol Covid-19 di hari ke delapan ini.

Sebab, salah satu jenazah lainnya yang harus dimakamkan di hari yang sama, yaitu seorang perempuan, warga Desa Ngepungrojo, Kecamatan Pati. Akan tetapi, persiapan pembuatan lubang makam pada pagi hari tadi belum siap, sehingga pemakamannya dilaksanakan tahap kedua, yaitu sehabis shalat Jumat.

Selesai dikumandangkan adzan dan qomat, jenazah almarhum pun dimaksukkan ke lubang pemakaman.

Akan tetapi, tim yang melaksanakan tugas pemakaman ini sekarang untuk berharap saja ragu-ragu, jangan-jangan kembali salah mengharap bahwa penyebaran pandemi Covid-19 di Pati sudah muai landai. Hal itu bisa menjadi dasar pembuktian, jika pemakaman standar protokol Covid-19 hari ini cukup hanya dua jenazah saja.

Maksudnya, sore nanti tidak ada lagi penambahan, dan demikian pula pada malam harinya juga kondisimya tetap tidak berubah. Hanya saja, jika sewaktu-waktu sore atau malam nanti ada tambahan lagi jenazah yang harus dimakamkan hal itu sama jumlahnya belum bisa berkurang, atau situasi di Pati belum bisa disebut untuk penyebaran Covid-19 sudah landai.

Proses pemakaman standar protokol Covid-19 di Desa Kuryokalangan, Kecamatan Gabus, Jumat (8/1) hari ini berakhir sebeum shalat Jumat.

Karena itu, apa yang bisa dilakukan tim pemakaman adalah berdasarkan apa kondisi yang dilihat sehari-hari, bahwa sampai saat ini lebih baik warga tetap menjaga dan melaksanakan protokol kesehatan secara maksimal. ”Jangan mengabaikan hal-hal yang sebenarya harus kita lakukan, demi menjaga dan mewujudkan, serta mencegah terjadinya hal-hal tak diinginkan,”tandas Purnama.