Akumulasi APBD Murni dan Perubahan, Anggaran Covid-19 Pemkab Pati 71 Miliar

0
35
Ilustrasi: Anggaran covid-19.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pandemi Covid-19 ini, sektor sosial-ekonomi sangat terdampak yang luar biasa. Hingga kebijakan pemerintah kemudian dialihkan untuk penanganannya. Hal ini dengan melakukan refocusing anggaran guna mengatasi penyebaran mata rantai di tengah masyarakat.

Terkait dengan itu, pemerintah Kabupaten Pati pada awalnya melakukan refocusing anggaran dari APBD senilai 137 miliar. Anggaran tersebut digunakan masing-masing OPD guna sesuai tupoksinya secara bersama melawan Covid-19. Akan tetapi, dalam perjalanannya, refocusing anggaran Pemkab Pati diubah.

“Kan gini, setelah refocusing mendapat anggaran 137 miliar. Kemudian, pada saat perubahan APBD itu dievaluasi bahwa tidak sampai terkait kebutuhan belanja tidak terduga (penanganan Covid-19, red) sekian. Tapi cukup disediakan 50 persen dari refocusing anggaran sebelumnya, yakni senilai 71 miliar,” ujar Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Turi Atmoko kepada Saminnews.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Turi Atmoko.

Pemerintah Kabupaten Pati menetapkan anggaran tersebut dari akumulasi setelah APBD murni dan perubahan. Artinya, Pemkab Pati menyediakan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 dengan nilai 71 miliar.

Menurutnya, refocusing anggaran oleh Pemkab itu jika nilainya terlalu besar justru akan mengakibatkan sisa lebih pembiayaan anggaran tahun berkenaan (silpa) yang terlalu membengkak. Maka dari itu, refocusing anggaran diubah sebagaimana disesuaikan dengan kebutuhan belanja daerah.

“Penyediaan pagu anggaran 137 itu terlalu bengkak, padahal ketersediaan 71 miliar dari akumulasi APBD murni dan perubahan itu masih saja ada silpa,” Turi menjelaskan.

Lebih lanjut, pihaknya mengatakan per 29 Desember tahun 2020 Pemkab Pati telah menghabiskan anggaran senilai 41 miliar dari jumlah 71 yang disediakan tersebut. Anggaran itu digunakan untuk belanja kebutuhan tidak terduga oleh pemerintah melalui OPD.

Dengan demikian, untuk saat ini Pemkab Pati masih memiliki ketersediaan anggaran 30 miliar. Dimana 71 miliar dikurangi anggaran yang telah digunakan 41, jadi masih sisa 30 miliar.