Desa Margorejo Peroleh Urutan Ketiga Program Kampung Siaga Candi

0
70
Kepala Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Nabiyanto.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Desa Margorejo ditetapkan sebagai urutan ketiga dalam program Kampung Siaga Covid-19. Program yang diinisiasi oleh Polda Jawa Tengah ini dibentuk guna mewujudkan ketahanan masyarakat. Di samping itu, juga meningkatkan rasa solidaritas masyarakat di tengah kepungan pandemi Covid-19.

Kepala Desa Margorejo, Kecamatan Margorejo, Kabupaten Pati, Nabiyanto menuturkan bahwa dalam perjalanannya sendiri, Pemdes telah melakukan apa yang menjadi program Polda Jawa Tengah maupun Polres Kabupaten Pati.

“Iya Alhamdulillah Kampung Siaga Candi penanganan Covid-19 kami mewakili pada urutan ketiga tingkat Polda. Sehingga, tugas kita ini sesuai dengan program yang dicanangkan dengan mengacu program tersebut,” ungkap Nabiyanto di kantornya kepada Saminnews, Selasa (15/12/2020).

Pemdes mengadopsi apa yang diprogramkan oleh Polda Jawa Tengah juga dari Polres Pati. Program ini ditujukan untuk mengatasi dan mengendalikan penyebaran virus corona desease (Covid-19) di wilayah atau dalam ini ruang lingkup desa.

Lanjutnya, bahwa di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini sangatlah penting menjaga kekompakan elemen masyarakat. Ketahanan masyarakat yang digadang ini secara riilnya terwujud. Baik itu ketahanan ekonomi, kesehatan masyarakat untuk menghadapi bersama melawan Covid-19.

Di dalamnya, kata Nabiyanto juga merupakan salah satunya adalah program Jogo Tonggo. Dimana kebijakan ini adalah program yang dibentuk oleh Gubernur Ganjar Pranowo, provinsi Jawa Tengah. Yaitu sebagai program kolaborasi guna mengatasi persoalan dampak pandemi.

“Kalau program Jogo Tonggo itu kan dari pak Gubernur, itu termasuk Kampung Siaga Candi untuk menangani wabah pandemi Covid-19. Jadi, program Kampung Siaga Candi itu kolaborasi dari pemerintah provinsi yaitu Ganjar Pranowo,” jelasnya.

Sehingga, dengan percepatan pembangunan dari berbagai aspek kehidupan masyarakat ini mampu memutus dampak kronik Covid-19. Dari banyaknya program yang dibentuk akan diharap mampu membentengi dan sebagai ketahanan masyarakat semakin meningkat.