Tingkatkan Kepercayaan Anggota melalui Madrasah Amil Lazisnu

0
28
Ketua PCNU, Yusuf Hasyim.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pimpinan Cabang Nahdhatul Ulama (PCNU) Kabupaten Pati menyebut edukasi Madrasah Amil jamaah berfungsi sebagai pembelajaran diri. Proses re-instropeksi diri ini untuk menggugah kesadaran warga NU khususnya agar mau menitipkan zakat Infaqnya kepada organisasi/lembaga internal.

“Melalui Madrasah Amil Lembaga Amil Zakat, Infaq, Sedekah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) diharapkan mampu meningkatkan kepercayaan warga Nahdlatul Ulama untuk menitipkan zakat, infaq dan sedekahnya kepada Lazisnu,” ujar Ketua PCNU, Yusuf Hasyim saat dikonfirmasi Saminnews, Senin (2/11/2020).

Hal tersebut diungkapkan pihaknya saat memberikan penjelasan terhadap kegiatan Madrasah Amil dengan tema “Mewujudkan Amil Lazisnu yang Profesional dan Kreatif”. Dalam acara tersebut setidaknya ada empat materi yang disampaikan kepada peserta. Masing-masing materi pertama yaitu Kebijakan Pemerintah dalam Pengelolaan Zakat, Infaq dan Sedekah (ZIS) oleh Dr. Munjahid selaku Wakil Ketua Baznas DIY. Kedua, materi tentang Strategi dan Seluk Beluk Fundraising oleh Wibowo Prasetyo dari Lazisnu Wilayah Jawa Tengah.

Kemudian, yang ketiga dengan materi Pelaporan dan Manajemen Keuangan oleh Tri Handoko selaku Ketua Lazisnu Kecamatan Winong. Pihaknya melanjutkan bahwa kegiatan ini mampu mengakomodir hingga tingkat Ranting atau desa.

Dan materi keempat tentang kajian Nuansa Baru Fiqh Zakat yang disampaikan oleh Dr. Jamal Makmur, MA. Banyaknya kajian materi ini akan memberikan wawasan terkait dengan teori maupun aplikasi pengelolaan zakat. Dan secara aplikatif mampu diterapkan kepada jamaahnya.

“Disamping itu juga bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme para pengelola Lazisnu mulai dari tingkat MWC (Kecamatan) maupun Ranting. Sehingga dana yang terkumpul di Lazisnu benar-benar bisa dimanfaatkan untuk warga Nahdlatul Ulama,” tambahnya.