Peran Muhammadiyah Bantu Pemerintah Atasi Pandemi

0
19
Kepala PD Muhammadiyah Kabupaten Pati, Asnawi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kabupaten Pati menegaskan kontribusi organisasi kepada negara dan kondisi saat ini begitu kentara. Muhammadiyah sebagai organisasi Islam yang berdiri sebelum Republik Indonesia merdeka, sesuai kepribadiannya senantiasa bekerjasama dengan semua kalangan.

Kepala PD Muhammadiyah Kabupaten Pati, Asnawi mengatakan peran Muhammadiyah pada saat wabah pandemi Covid-19 dengan membantu pemerintah, khususnya serta masyarakat dalam memutus mata rantai penyebarannya. Dengan saling bahu-membahu mencari solusi atas persoalan tersebut.

“Hal-hal pokok yang menjadi pekerjaan besar persyarikatan Muhammadiyah dan negeri di antaranya yakni dalam kondisi pandemi Covid-19 ini, telah banyak bukti riil tentang kontribusi Muhammadiyah. Dengan memberi andil dan solusi penanganannya,” ujar Asnawi kepada Saminnews, Kamis (19/11/2020).

Hal tersebut diungkapkan pihaknya ketika memperingati Milad Muhammadiyah yang ke 108 pada tanggal 18 November 2020. Dalam milad kali ini, Organisasi Islam Muhammadiyah mengambil tema “Teguhkan Gerakan Keagamaan, Hadapi Pandemi dan Masalah Negeri.”

Ia menilai, sinergi yang telah dilakukannya itu tidak lain merupakan usaha meningkatkan kepercayaan masyarakat di tengah wabah. Sebagaimana bentuk kegiatan internalnya dikondisikan pada bidang kesehatan.

“Seluruh amal usaha Muhammadiyah, terutama bidang kesehatan berada pada garda terdepan dalam memutus mata rantai Covid-19,” imbuh Asnawi.

Atas peran yang dilakukannya itu terhadap ikut serta pengentasan wabah, pemerintahan memberikan penghargaan atas sumbangsihnya. Muhammadiyah telah mandapat apresiasi atas segala pencapaiannya selama ini, baik dari dalam dan luar negeri. Kendati demikian, hal ini dinilai tidak memberikan kepuasan dini, justru menjadikan semangat untuk bakti pada umat dan negeri.

“Namun tidak menyurutkan tekad untuk lebih berkhidmah untuk ummat. Semoga di usianya yang ke 108 ini, Muhammadiyah selalu dalam naungan pertolongan dan rahmat-Nya. Sehingga bisa istiqomah menjaga eksistensi dirinya sebagai Gerakan Dakwah Islam,” harapnya.