Pelaksanaan Pekerjaan Rigid Beton Bajomulyo 100 Persen

0
50
Pembangunan akses ruas jalan rigid beton Bajomulyo, Kecamatan Juwana, mulai pertigaan Krapyak hingga ujung pertigaan jalan dan jembatan menuju kawasan Pulau Seprapat, kini tinggal menunggu umur beton.

 SAMIN-NEWS.com, PATI – Untuk diketahui khalayak luas khususnya warga di wilayah Kecamatan Juwana, bahwa upaya meningkatkan ruas jalan Bajomulyo dengan rigid beton hampir sepanjang 1,4 kilometer, secara fisik sudah selesai 100 persen. Utamanya, dari ujung selatan gerbang masyuk Desa Kebonsawahan ke utara hingga pertigaan Krapyak.

Sedangkan dari pertigaan Krapyak ke utara hingga ujung pertigaan jalan dan jembatan menuju kawasan Pulau Seprapat, sampai saat ini masih tertutup untuk akses arus lalu lintas berbagai jenis kendaraan. Sebab, umur rigid beton di ruas jalan tersebut belum memenuhi syarat maksimal, yaitu 28 hari.

Akan tetapi, kata pengawas lapangan paket pekerjaan itu dari Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Pati, Samijan, sampai saat ini umur rigid beton baru 15 hari. ”Karena itu akses ruas jalan tersebut baru akan dibuka dan bisa dilewati oleh semua jenis kendaraan masih menunggu 13 hari lagi,”ujarnya.

Di sisi lain, lanjutnya, untuk pelaksanaan pekerjaan penataan bahu jalan yang harus dipadatkan dengan tanah uruk, semua material jenis itu sudah digelar dan dipadatkan. Demikian pula, untuk material beskos sepintas memang masih tampak berserakan karena hal itu masih dilakukan pemindahan pada bagian-bagian tumpukan yang lebih lokasi bahu jalan yang kurang.

Selesai itu, tahap berikutnya tentu akan dilakukan pemadatan/penggilasan dengan alat penggilas sampai material bahu jalan tersebut benar-benar padat. Dengan demikian, jika nanti pihaknya maupun Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) melakukan pemeriksaan fisik hasil pekerjaan tersebut, hasilnya tidak mengecewakan, dan saat ini BPK sudah melakukan pemeriksaan ke lokasi proyek yang sudah diserahkan pada tahap pertama.

Di antaranya, adalah untuk paket pekerjaan pembangunan kolam tambat kapal di kawasan Pulau seprapat, dan di antaranya juga terdapat paket pekerjaan dengan rigid beton. ”Akan tetapi untuk seluruh paket pekerjaan sudah selesai 100 persen, dan kami akan melakukan pemeriksaan secara fisik di lapangan, untuk disajikan jika nanti ada pemeriksaan dari BPK,”imbuh Samijan.