Warga Bajomulyo Keberatan Kontainer Muatan Ikan Masuk Kawasan TPI

0
55

Truk boks dengan tampilan yang menarik perhatian inilah yang tiap hari boleh keluar masuk ke kawasan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Unit II Juwana yang pada bulan-bulan seperti ini hasil tangkapan ikan kapal nelayan dari Juwana memang cukup melimpah, karena lokasi mereka melakukan penangkapan tersebut adalah sampai kawasan Indonesia timur, termasuk di antaranya adalah kewasan perairan Papua sehingga kapal-kapal penangkap tersebut belum tentu tiga bulan sekali mendarat di Pelabuhan Juwana. Apalagi untuk membawa pulang ikan hasil tangkapan dari kawasan perairan tempat kapal-kapal penangkap ikan tersebut beroperasi saat ini tentu bukan hal yang sulit lagi, karena sudah ada kapal yang khusus menjemput ikan tersebut atau bahkan dari perairan tempat melakukan penangapan ikan-ikan itu sudah dikapalkan dalam kontainer.

Setelah kapal pengangkut bersandar di Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya, maka kendaraan pengangkut bermuatan berat siap menuju ke Juwana, tapi menghadapi hal itu warga di lingkungan TPI, utamanya adalah warga Bajomulyo, Kecamatan Juwana, merasa keberatan jika kontainer sarat dengan muatan ikan tersebut masuk ke kawasan TPI, karena akses jalan yang tidak maksimal. Selain akses ruas jalan tersebut terlalu sempit juga dalam kondisi rusak parah, sehingga perlu adanya perhatian dari pihak yang berkompeten untuk segera meningkatkan ruas jalan lainnya, meskipun saat ini sudah ada dua akses ruas jalan yang ditingatkan dengan konstruksi rigid beton, yaitu jalan di Dukuh Karangmangu, Desa Bajomulyo dan juga akses jalan di Bajomulyo sendiri. Karena itu  yang diberi kesempatan warga untuk memasuki kawasan TPI Unit II Juwana adalah truk-truk boks pengangkut ikan yang memasang label ”thermoking”, maka  untuk pungutan retribusi dari lelang ikan dari para pemilik kapal ini hendaknya dimaksimalkan, karena para pemilik kapal inilah yang sebenarnya memanfaatkan banyak fasilitas yang disedikan oleh pemerintah.

(Foto:SN/aed)