Jelang Musim Penghujan; Seluruh Lampu Pengatur Lalu Lintas Dilakukan Pengecekan

0
98
Petugas lapangan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati yang bertanggung jawab pada lampu pengatur lalu lintas tengah melakukan pengecekan fasilitas tersebut satu per satu.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Menjelang datangnya musim penghujan, fasilitas lampu pengatur lalu lintas yang tersebar di beberapa titik strategis di Kabupaten Pati, mulai dilakukan pengecekan satu per satu. Dengan demikian, personel petugas dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati harus keliling untuk memastikan bahwa kondisi lampu pengatur lalu lintas itu benar-benar aman dari gangguan ancaman kerusakan.

Sebab, jika hal yang disebut terakhir terjadi di salah satu pertigaan atau perempatan yang tiap hari ramai arus lalu lintasnya, maka para pengguna jalan pasti akan saling berebut mendahuli. Hal itu jika kondisi lampu pengaturnya mati, tapi jika lampu dalam kondisi hidup namun semua menyala dengan warna yang sama, maka kebingungan para pengguna jalan tentu tak bisa dihindari.

Hal tersebut dibenarkan Kepala Seksie (Kasie) Rekayasa Lalu Lintas Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati, Slamet Santoso, sehingga pihaknya harus melangkah lebih awal untuk mengurangi terjadinya permasalahan di lapangan saat musim penghujan, utamanya berkait soal lampu pengatur lalu lintas. ”Sebab, dari seluruh fasilitas tersebut yang terpasang, masih banyak yang menggunakan daya listrik yang disalurkan melalui kabel,”ujarnya.

Petugas lapangan dari Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati yang bertanggung jawab pada lampu pengatur lalu lintas tengah melakukan pengecekan fasilitas tersebut satu per satu.

Dengan demikian, lanjutnya, kondisi itu tentu bisa menyebakan ada sambungan kabel yang kendor maupun mengalami korosi, sehingga menyebabkan nyala lampu pengatur lalu lintas tidak bisa maksimal. Sedangkan yang menggunakan daya listrik dari tenaga surya jumlahnya juga terbatas, hanya terdapat di empat lokasi sehingga bila cuaca hujan kondisi nyala lampunya juga tidak bisa maksimal karena tenaga surya untuk mengisinya juga terbatas.

Terlepas dari hal tersebut, maka pengecekan lampu pengatur lalu lintas satu per satu harus dilakukan, mulai dari yang ditempatkan di pertigaan Batursari, Batangan, pertigaan Ngebruk Juwana, dan perempatan Karangboyo Juwana. Selain itu juga ada di perempatan Sleko Jakenan, pertigaan Guyangan, Desa Purworejo, di jalur pantura.

Selebihnya ke selatan ada di perempatan Gabus dan pertigaan sekitar lapangan Desa/Kecamatan Kayen, dan selain itu juga yang ada di wilayah Pati utara. ”Prinsipnya pengecekan lampu pengatur lalu lintas, adalah untuk mengetahui fasilitas tersebut benar-benar berfungsi normal dan maksimal, utamanya  pada saat musim penghujan,”imbuhnya. (AED)