Adanya Pembelajaran Sistem Daring yang Malah Jadi Kesempatan Bagi Pelajar

0
66

Mau tahu bentuk polah tingkah remaja yang lain dalam situasi pandemi virus Covid-19 seperti sekarang ini akan mudah kita lihat dan kita temukan di mana saja, utamanya pada saat di pagi hari karena mereka bisa keluar rumah dengan berbohong pada orang tua, di mana salah satu alasan yang digunakan adalah berolahraga pagi karena tujuan utama sebenarnya adalah mau bertemu pacar, dan selesai dengan itu kemudian bergerombol di  pinggir  jalan yang sama sekali tidak merasa sungkan karena hal itu dianggap kemajuan.  Lagi pula mereka pun tidak merasa terbebani permasalahan status mereka sebagai pelajar yang tengah duduk di bangku sekolah, baik SMA maupun SMK yang penting dalam situasi pendemi ini sepanjang hari baik pagi, siang hingga sore hari, dan bahkan juga di malam hari  banyak kebebasan untuk berada di luar rumah serta di luar pengawasan orang tua.

Karena itu, lagi-lagi situasi pandemi Covid-19 ternyata banyak disukai anak-anak dan remaja yang duduk di bangku sekolah, bisa melepaskan mereka dari beban rutinitas tiap hari berangkat ke sekolah bertemu dengan orang-orang yang sama sehingga sudah barang tentu bagi mereka adalah suatu hal membosankan, maka paling nyaman bagi mereka memang di tengah-tengah situasi pandemi seperti sekarang ini bisa santai mangkal di pinggir jalan. Bagaiamana dengan sekolah? Hal itu urusan belakang, asal saatnya nanti kenaikan kelas mereka tentu juga akan bisa ikut naik kelas karena soal kemampuan dalam situasi seperti ini memang tidak perlu harus diuji secara formal, karena pembelajaran di masa pandemi dengan sistem jarak jauh (daring) tidak membutuhkan uji kemampuan, sehingga mangkal di pinggir jalan dengan alasan belajar sistem daring adalah suatu pembenaran tak perlu harus bicara soal uji menguji kemampuan mereka secara akademis.

(Foto:SN/aed)