SMA N 1 Pati Tanggapi Wacana Kurikulum Nasional

0
21
Kepala SMA N 1 Pati, Kaslan memperlihatkan majalah Saminnews.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Beredar kabar terkait rencana Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) hendak menghapus mata pelajaran sejarah dari kurikulum nasional ramai diperbincangkan. Lantas, hal ini ditanggapi oleh instansi pendidikan. Dimana SMA N 1 Pati mengaku menunggu keputusan resmi pemerintah bagaimana kedepannya.

Kepala SMA N 1 Pati, Kaslan menuturkan kabar mengenai peleburan mata pelajaran Sejarah pada kurikulum nasional baru nanti masih menjadi wacana. Dengan demikian, masih ada kajian yang lebih mendalam terkait hal tersebut. Keputusan pemerintah itu belum diterapkan di lembaga pendidikan, hanya sekedar wacana.

“Informasi itu kan masih wacana, jadi sekolah (SMA N 1 Pati, red) menunggu Mendikbud. Berkaitan dengan apapun itu, mungkin ada mata pelajaran yang mungkin dihapus atau bahkan ditambah. Kami menunggu keputusan Mendikbud yang resmi,” ujar Kaslan saat dikonfirmasi Saminnews, Selasa (29/9/2020).

Lantaran masih dalam tahap wacana, hal ini masih menjadi kajian yang berkompeten. Dimana Mendikbud dengan timnya mempelajari hal-hal yang berkaitan dengan kurikulum nasional. Masih dipelajari dan belum diterapkan. Terlepas dari wacana tersebut, SMA N 1 Pati masih menggunakan kurikulum lama.

“Kami masih menerapkan kurikulum 2013. Biarkan Mendikbud beserta timnya yang mengkaji serta mempelajari kurikulum baru itu terkait penyederhanaan kurikulum dengan wacana menghapus mapel sejarah. Karena informasi yang diterima dari pak Menteri, kurikulum baru itu akan diterapkan tidak tahun ini, melainkan tahun 2022,” tambah dia.

Adapun saat ini masih dalam proses kajian, tentunya akan direvisi. Selain itu juga, Mendikbud bakal meminta kepada ahli di bidang pendidikan untuk memberikan penilaian dan pandangannya terhadap kurikulum nasional baru nanti. Kendati demikian, pihaknya mengaku tidak sependapat jika mapel sejarah akan dihapus.

“Secara pribadi tidak sepakat jika mapel sejarah dihapus. Karena pelajaran Sejarah termasuk bagian penting dari perjalanan bangsa ini. Dari sejarahlah, kita belajar dan mengevaluasi terkait apapun itu, kalau baik, diteruskan kalau tidak cocok dievaluasi,” jelas Kaslan.

Melalui sejarah, sebagai sarana untuk memperkenalkan budaya maupun perjuangan dimasa lampau kepada generasi penerus. Jadi, suatu hal yang penting untuk memberikan telaah atas kejadian dimasa lalu, terkait ada apa dengan negara dan bangsa kita dimasa lalu. Nah, disitu letak pentingnya sejarah, tandasnya.