Sebelum Buka Lagi Besok Pagi; Pasar Kayen dan Bulumanis Disemprot Disinfektan

0
49
Penyemprotan disinfektan di Pasar Kayen, karena mulai Sekasa (22/9) besok pasar yang semula ditutup tiga hari akan dibuka lagi.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Setelah ditutup selama tiga hari berturut-turut sejak Sabtu (19/9) hingga Senin (21/9) hari ini, mulai Selasa (22/9) besok Pasar Kayen dan Pasar Bulumanis, Kecamatan Margoyoso, Pati akan dibuka kembali. Karena itu, kedua pasar daerah itu hari ini dilakukan penyemprotan disinfektan.

Adapun yang melaksanakan hal tersebut, kata Penanggung Jawab Pengelolaan Pasar Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) Kabupaten Pati, Widyo, yaitu personel dari jajaran PMI Pati. Dengan demikian, saat besok pagi pasar dibuka kembali seperti sedia kala benar-benar bisa memutus kemungkinan terjadinya penyebaran virus Corona (Covid-19) secara maksimal.

Atau paling tidak, lanjut dia, upaya menutup pasar selama tiga hari berturut-turut itu adalah kebijakan pimpinan, agar pasar yang menjadi pusat bertemunya pedagang dan pengunjung ini tidak menjadi sumber terjadinya penyebaran virus tersebut. ”Dengan kata lain, upaya untuk memutusnya harus dilakukan jika kondsinya memang dipandang rawan penyebaran virus Corona-nya,”ujarnya.

Penyemprotan disinfektan di Pasar Kayen, karena mulai Sekasa (22/9) besok pasar yang semula ditutup tiga hari akan dibuka lagi.

Akan tetapi, imbuh Widyo, semua itu akan lebih baik dan lebih maksimal jika para pedagang di masing-masing pasar juga selalu memperhatikan dan melaksanakan protokol kesehatan. Sehingga saat berada di pasar juga jangan sampai tidak memakai masker, karena di tempat mereka berjualan ini tentu akan terjadi transaksi dengan para pembeli.

Dengan demikian, dalam hal tersebut lebih baik pedagang juga jangan membiarkan pembelinya berkurumun, tapi harus diminta untuk menjaga jarak, dan juga agar diingatkan untuk selalu memakai masker. Melalui upaya saling mengingatkan tersebut diharapkan, pasar tidak menjadi pusat penyebaran atau tidak menularkan Covid-19 dan juga jangan sampai ada yang tertular oleh mereka yang datang dari luar.

Menjawab pertanyaan, Widyo menegaskan, menyangkut salah seorang pedagang di Pasar Gembong yang meninggal dengan pemakaman standar protokol Covid-19, hal tersebut akan segera ditindaklanjuti setelah ada koordinasi. ”Kami juga menunggu petunjuk dari atasan, apa yang secepatnya harus kami lakukan,?”tanyanya.