Santri Kajen Negatif Covid-19 Akan Dipulangkan, dan Positif Menjalani Isolasi Mandiri

0
79
Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati.

SAMIN-NEWS.COM, PATI – Beberapa waktu lalu, pengasuh pondok pesantren di Kajen, Margoyoso, Pati terdapat spesimen. Lantas kemudian, ada 9 santri yang terpapar virus Corona. Dari adanya kasus itu, kemudian ditracking lanjutan dengan menguji 96 santri yang bersangkutan dari salah satu pondok.

Namun demikian, hasil swab tersebut telah keluar hari Minggu (9/8) kemarin. Yang kemudian bagi santri tersebut diharuskan untuk isolasi. Hal ini demi mencegah penyebaran Covid-19 di wilayah sekitar. Demi memutus mata rantai persebarannya dengan menerapkan karantina.

“Hasilnya telah keluar kemarin mas. Iya sejak kemarin, untuk santri yang negatif akan diterapkan kebijakan belajar dari rumah,” kata Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Pati Edy Siswanto kepada Saminnews, Senin (10/8/2020).

Pihaknya melanjutkan, bagi santri yang hasil swabnya dinyatakan negatif, selanjutnya segera dipulangkan. Ia membenarkan adanya rencana mempulangkan santri. Yang semula tinggal di lingkungan Ponpes bersangkutan. Seterusnya, akan dipulangkan. Dan untuk saat ini menunggu koordinasi lanjutan oleh orang tuanya masing-masing.

Sementara itu, Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati HM Imron mengungkapkan santri tersebut diisolasi di pondok terkait. Karena, kuota di Hotel Kencana telah penuh bagi orang isolasi. Sehingga tidak memungkinkan jika di paksakan  isolasi.

Kepala Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pati HM Imron.

“Yang positif isolasi mandiri di pondok. karena di Hotel Kencana sudah full kamarnya. Dengan begitu diharapkan tidak menyebar lebih luas lagi,” katanya.

Akan tetapi, secara positif santri tersebut diisolasi di lingkungan internal Ponpes. Bagi yang hasil dinyatakan negatif. Akan dipindahkan keluar tempat dititipkan di rumah warga. “santri yang negatif itu dititipkan warga di luar pondok sambil nunggu penjemputan pihak keluarga mas,” imbuhnya.

Namun demikian, pihaknya belum menjelaskan secara detail terkait santri yang negatif tersebut ditempatkan satu lokasi tersentral atau di bagi-bagi. Hanya saja dipastikan status santri negatif dipulangkan yang akan dijemput pihak keluarga.