Program Unggulan BRAIN Brimob Pati; Fasilitasi Anak-anak dengan WiFi

0
74
Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Brimob Pati, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Taufik Gunoedi SH (kiri) dengan salah seorang murid peserta program Brimob Ramah Anak Indonesia (BRAIN) sebelum mengikuti pelajaran dengan aplikasi, di aula Adhi Brata , mulai Selasa (25/8) hari ini.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Untuk menggugah kembali semangat belajar anak-anak Indonesia di tengah situasi pandemi virus Corona (VCovid-19) maka seluruh Kompi Brimob, tak ketinggalan juga Kompi 4 Batalypn A Pelopor  Brimob Pati, mulai Selasa (25/8) hari ini melaksanakan salah satu program unggulannya. Yakni, belajar menggunakan aplikasi di salah satu ruangan yang dilengkapi dengan WiFi, sehingga setiap satu rombongan belajar (rombel) bisa diikuti 20 anak.

Untuk pelaksanaan di hari pertama, dan seterusnya atau selama masa pandemi, kegiatan belajar berlangsung di aula Adhi Brata Kompi Brimob setempat dengan dibagi dua romnbongan, sesuai jam belajar yang dijadwalkan oleh asal sekolah masing-masing. Mereka berkumpul di aula tersebut dengan didampingi guru pembimbing yang tak lain adalah ibu anggota Bhayangkari di lingkungan Kompi Broimob Pati.

Dengan fasilitas belajar yang tersedia, kata Komandan Kompi 4 Batalyon A Pelopor Brimob Pati, AKP Taufik Gunoedi SH, anak-anak Indonesia pasti bisa kembali menumbuhkan semangat bersama-sama dalam satu aula. ”Apalagi sistem belajar melalui aplikasi masing-masing pada fasilitas HP android yang mereka miliki, mereka tentu tidak akan menghadap banyak kesulitan karena jadwal tugas telah diberikan oleh guru di masing-masing sekolah,”paparnya.

Suasana ruang belajar dengan tatap muka tapi tetap menggunakan aplikasi di auala Adhi Brata Brimob Pati.

Kendati demikian, lanjut AKP Taufik Gunoedi, sistem belajar tersebut tetap dilakukan dengan mematuhi dan menerapkan protokol kesehatan, di antaranya pembatasan berkumpul di dalam satu aula yang kapsitasnya untuk 100 orang hanya diisi 20 orang peserta. Sehingga sisanya yang sebagian dijadwalkan mengikuti pelajaran pada sesi berikutnya, karena jumlah peserta dalam kegiatan belajar ini adalah sebanyak 48 orang.

Para pelajar SD dan SMP ini berasal dari kalangan warga di lingkungan Kompi Brimob Pati dan sekitarnya, serta juga dari kalangan warga asrama sendiri. Dengan program unggulan yang diterapkan dan diterapkan selama ini, paling tidak para orang tua merasa terbantu karena minimal bisa mengurangi pengeluaran biaya untuk membeli paket bagi kepentingan belajar putra-putrinya, sehingga sekarang permasalahan tersebut sudah bisa diatasi.

Sebab, pihaknya memang sengaja menyediakan fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh anak-anak di satu sisi, dan di sisi lain mereka juga bisa beradaptasi dengan berkumpul di satu aula sekaligus untuk memberlakukan tatanan normal baru  dengan tetap memegang disiplin protokol kesehatan. ”Mudah-mudahan saat pandemi Covid-19 nanti berakhir atau saat masih berlangsung, mereka tidak kehilangan semangat belajarnya, hanya karena keterbatasan dalam kemampuan orang tua  membeli paketan,”imbuh AKP Taufik Gunoedi.