Disnaker Pati Akan Dukung Bantuan Karyawan Dapat Intensif dari Pusat

0
32
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pati Tri Hariyama.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Baru-baru ini pemerintah pusat mengeluarkan kebijakan untuk membantu para pegawai swasta yang dengan gaji dibawah nominal lima juta rupiah akan mendapatkan intensif 600 ribu per bulan selama empat bulan. Hal ini sebagai rekovey atau membangun ulang terkait bantuan stimulus bagi daya konsumsi masyarakat.

Progam ini akan segera diterapkan pada bulan September mendatang. Agar segera perekonomian mampu bangkit yang sebelumnya terdampak covid-19. Dipercaya dengan daya konsumsi masyarakat yang lancar akan mengangkat sektor perekonomian maupun usaha mikro kecil sampai selebihnya.

Fokus bantuan pemerintah kali ini adalah 13,8 juta pekerja nonPNS dan BUMN yang aktif terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan dengan iuran di bawah 150 ribu per bulan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Pati Tri Hariyama mengungkapkan akan mendukung sepenuhnya program tersebut. Pasalnya, kebijakan tersebut dapat membantu program pemulihan ekonomi. Baik di tingkat bawah sehingga mampu berdampak pada yang lebih luas.

“Ya kalau itu aturan dari pusat ya kita ikuti siap dijalankan. Sementara itu dengan segera mensosialisasikan dan membantu kebijakan tersebut,” katanya saat dikonfirmasi Saminnews, Senin (10/8/2020).

Sebab, program pemulihan ekonomi pada saat ini menjadi fokus perhatian pemerintah disamping juga penanganan kesehatan masyarakat. Tidak bisa tidak, program keduanya berjalan beriringan. Tidak bisa dikesampingkan dari salah satunya.

Oleh sebab itu, pemerintah yang sebelumnya juga memiliki program bantuan dengan membentuk kartu prakerja. Hal ini untuk membantu para pekerja yang kena imbas misalkan terphk atau mereka yang dirumahkan. Serta bagi para pencari kerja juga diperbolehkan mendaftar program ini.

Dengan adanya progam lanjutan ini masyarakat diharapkan semakin percaya tidak was-was terkait membelanjakan kebutuhan. “Tujuan pemerintah menggelontorkan bantuan gaji tambahan ini adalah untuk mendorong konsumsi masyarakat. Hal ini penting untuk menggerakkan perekonomian dan mendorong pemulihan ekonomi,” tandasnya.