Dishub Pati Gelar Patroli Protokol Kesehatan

0
28
Kepala Dishub Kabupaten Pati, Teguh Widyatmoko.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam rangka membantu pemerintah mengatasi wabah pandemi virus corona (Covid-19), Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati mengadakan monitoring dengan melakukan patroli di tempat-tempat kewenangannya. Hal itu sebagai langkah preventif mencegah terjadinya peningkatan penyebaran virus corona.

Kepala Dishub Kabupaten Pati Teguh Widyatmoko menyebutkan ada beberapa titik yang menjadi sasaran giat pelaksanaan patroli. Masing-masing yaitu di terminal (Kembang Joyo), semua halte, tempat pangkalan kendaraan angkot.

“Bukan hanya halte Puri, tapi semua halte. Selain itu, yang berpotensi tempat keramaian masyarakat juga, seperti di parkiran-parkiran. Itu kita gelar patroli untuk menjalankan protokol kesehatan. Di tempat-tempat ruang publik itu adalah kerumunan yang berpotensi adanya pelanggaran protokoler,” ucapnya kepada Saminnews, Jumat (28/8/2020).

Patroli protokol kesehatan, kata dia dengan tujuan untuk membantu Gugus Tugas Covid-19. Sebab, upaya mengatasi pandemi itu bukan hanya satu pihak, melainkan semua pihak mendukung dengan pos tanggung jawabnya sendiri. Oleh karena itu, sebagai yang punya kewenangan dalam urusan perhubungan, pihaknya menjalankan tugasnya pada tupoksi yang diemban.

Pendisiplinan masyarakat itu juga tertuang dalam Peraturan Bupati Pati Nomor 49 Tahun 2020 Tentang Pedoman Menuju Tatanan Normal Baru Pada Masa Pandemi Corona Virus. Selain Patroli di ruang publik, juga diadakan operasi gabungan antara Dishub dengan Kepolisian Lalu Lintas (Polantas). Operasi tersebut untuk menjaring masyarakat yang tidak disiplin uji kir kendaraan.

“Kendaraan kan ada kewajiban uji kir ya, kita periksa uji kirnya. Itu apakah sudah dilaksanakan atau belum. Kegiatannya kita gandeng polisi lalu lintas, tidak bisa sendiri syaratnya,” imbuhnya.

Dalam operasi gabungan yang dilakukan bersama telah dilakukan sebanyak empat kali pada bulan Agustus ini. Adapun untuk tempatnya, tidak bisa dipastikan hanya satu titik. Karena, dimana yang menjadi kerawanan dan perlu dilakukan operasi gabungan, disitu bakal digelar operasi.