Hari Ini Tim Pemakaman BPBD Makamkan Lagi Dua Jenazah Terpapar Covid-19

0
306
Ketua Tim Pemakaman Jenazah Protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Khayun Fulanun SH.
Dan anggota timnya yang siap berangkat melaksanakan pemakaman.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam hari Jumat (28/8)  ini, Tim Pemakaman Jenazah sesuai standar protokol Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, kembali memakamkan dua jenazah terpapar Covid-19. Akan tetapi, di sisi lain sore ini berlangsung juga pemakaman standar sama oleh tim dari Pati utara,

Khusus pemakaman yang ditangani tim ini, pasien yang positif terpapar Covid-19 berasal dari wilayah Kecamatan Margoyoso, tepatnya di Desa Kajen tapi dari rujukan perawatan di Rumah Sakit (RS) Moewardi Solo yang sampai berita ini diturunkan jenazah itu masih dalam perjalanan menuju ke Pati. Sedangkan informasi lain, sore hari ini juga satu lagi pasien Covid-19 asal Desa Tanjunganom, Kecamatan Gabus juga sedangkan dilakukan persiapan pemakaman.

Dengan demikian, berdasarkan keterangan yang dihimpun ”Samin News” (SN) menyebutkan, bahwa pemakaman jenazah itu diperkirakan baru berlangsung sehabis shalat maghrib. ”Jenazah yang bersangkutan saat ini masih dilakukan pemulasaraan di Rumah Sakit (RS) KSH Pati,”papar pemberi informasi yang minta tidak disebutkan jati dirinya..

Anggota tim pemakaman jenazah Covid-19 dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati.

Terpisah Ketua Tim Pemakaman Jenazah Covid-19  Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pati, Khayun Fulanun SH mengatakan, sekali lagi pihaknya mengharap agar pihak keluarga yang masih berada di RS KSH jika jenazah selesai pemulasaraan hendaknya dishalatkan jika pemeluk Islam. Sebab di RS ini tidak ada petugas yang khusus menshalati, sehingga pihaknya selalu menanyakan kepada petugas pemulasaraan jenazah.

Di sisi lain, untuk pelaksanaan pemakaman satu dari dua jenazah yang berlangsung tadi pagi, sekitar pukul 09.30 berlangsung di Desa Sokokulon, Kecamatan Margorejo. Jenazah laki-laki tersebut berasal dari rujukan perawatan di Rumah Sakit (RS) Mardi Rahayu di Kudus, tapi pihak keluarga keberatan jika dilakukan pengambilan dokumentasi.

Sedangkan satu lagi untuk pemakaman jenazah lainnya, berasal dari Desa Doropayung, Kecamatan Juwana yang ternyata seorang perempuan, dan dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU)  Bagu, Desa Mintomulyo, Kecamatan Juwana. ”Sebelum meninggal, almarhumah sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum (RSU) RAA Soewondo,”imbuhnya.