Santri Lirboyo ikuti Rapid Test sebelum Balik Pondok Hari Senin Lusa

0
28
Menyelenggarakan rapid test massal gratis bagi himpunan santri lirboyo, Jawa Timur di depan Gedung PCNU Kabupaten Pati di Ngipik, Kutoharjo, Kecamatan Pati.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Kabupaten Pati, bekerjasama dengan pemerintah setempat selaku Tim Gugus Tugas Covid-19 hari Sabtu (4/7) hari ini, menyelenggarakan rapid test massal gratis bagi himpunan santri lirboyo, Jawa Timur di depan Gedung PCNU Kabupaten Pati di Ngipik, Kutoharjo, Kecamatan Pati.

“Kami dari RMI Pati bekerjasama dengan himpunan santri Lirboyo Pati kemudian juga dari Dinas Kesehatan untuk memfasilitasi santri yang akan berangkat kembali ke pondok tersebut. Meski hal ini tidak ada permintaan langsung dari pihak sana (Ponpes Lirboyo),” kata Ketua RMI Pati KH. Liwauddin saat dikonfirmasi.

Data yang kami himpun, kata Gus Liwa, begitu sapaannya, santri Lirboyo untuk dilakukan rapid test yang akan berangkat ke pondok pada hari Senin (6/7) besok lusa, sebanyak 93 santri dari Asrama Haji Pati. Artinya, upaya ini merupakan keseriusan usaha bersama oleh berbagai pihak demi menghempaskan corona virus guna tidak semakin menyebar.

Sebelum dipastikan berangkat ke pondok Lirboyo, bagi santri diharuskan untuk karantina mandiri selama 14 hari. Yang kemudian, setiba di pondok juga disiapkan oleh Ponpes bersangkutan tempat karantina. Jangka waktu yang dibutuhkan bagi santri karantina selama 14 hari pula, kata dia.

Dengan durasi waktu karantina oleh santri di rumah masing-masing cdan juga dilakukan di pondok, akan setidaknya membantu untuk mengetahui apakah ada gejala yang mengindikasikan covid-19 ataukah tidak. Namun, dirasa ada gejala yang terlihat selanjutnya dirapid test untuk penanganan.

“Jadi, semua anak-anak (santri) nanti disyaratkan, nanti ada straching dokumen untuk itu. Ada surat dari desa, mereka adalah orang yang telah melakukan karantina. Dari desa nanti yang menandatangani untuk dibawa ke pondok,” imbuhnya.

Pihaknya menuturkan, santri yang ikut rapid test itu merupakan dari hasil pendataan. Apabila santri, yang belum terdaftar, tidak bisa ikut. Atau memang yang belum terdaftar juga sama tidak bisa diikutkan. Hal ini berdasarkan data yang telah dimiliki oleh pihaknya.

Kegiatan serupa juga telah dilakukan oleh pihaknya, yaitu santri dari jawa Timur lainnya. Dalam beberapa waktu sebelumnya rapid test diadakan untuk santri Gontor, hari ini untuk santri Lirboyo. Dan rencananya sendiri, masih akan tetap melaksanakan kegiatan lagi bagi santri Yanbuk, pungkasnya.