Masjid di Pati Selenggarakan Shalat Idul Adha

0
56
Sebelum memasuki Masjid Agung Baitunnur Pati, jamaah Shalat Idul Adha harus mencuci tangan dan dicek suhu badannya.(Foto:SN/aed)
Para perempuan jamaah di masjid yang sama memilih tempat di luar.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Di tengah situasi pandemi virus Corona (Covid-19) umat Islam Jumat (31/7) pagi ini secara berjamaah kembali ke masjid-masjid untuk melaksanakan shalat Idul Adha 1441 Hijriah. Di antaranya Bupati Haryanto bersama jajaran Forkopimda ke Masjadi Agung Baitunnur, di lingkungan Alun-alun Simpanglima Pati.

Mengingat kondisi tersebut, maka para jamaah tetap mematuhi ketentuan protokol kesehatan, yaitu memakai masker dan sebelum memasuki masjid harus mencuci tangan dengan hand sanitazer serta dicek suhu badannya. Selain itu menjaga jarak pada masing-masing ”shaf” juga diberlakukan, sehingga antarjamaah tidak saling berdekatan, dan selebihnya jamaah pun ada yang memilih tempat shalat di halaman luar, termasuk di jalan depan masjid.

Bertindak sebagai imam di Masjid Agung Pati, adalah KH Nur Faqih Fanani. ”Sedangkan bertindak sebagai khatif, yaitu Drs Aris MAg,”ujar salah seorang takmir masjid besar tersebut, M Rofiq.

Para jamaah Shalat Idul Adha, di Masjid Gambiran, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo, dan di masjid, Dukuh Sekarkurung, Desa Winong, Kecamatan Kota Pati.(Foto:SN/aed)

Selain itu, dari pantauan Samin News (SN) shalat berjamaah di Hari Raya Idhul Adha juga berlangsung di banyak masjid di kampung-kampung dalam Kota Pati kecuali beberapa masjid tertentu. Sebagaimana yang sempat terpantau adalah shalat Idul Adha di Kampung, Juwanalan, Kelurahan Pati Kidul, Masjid Desa Plangitan, Panjunan, Blaru serta Masjid di Kampung Randukuning serta Saliyan Kelurahan Pati Lor.

Selebihnya juga ada Masjid di Dukuh Sekjarkurung, Desa Winong juga di Kecamatan Kota Pati, serta di Masjid tua, di Dukuh Gambiran, Desa Sukoharjo, Kecamatan Margorejo. Dengan demikian, dipastikan pada momentum berikutnya berlangsungnya shalat berjamaah di masjid-masjid lambat atau cepat akan kembali marak lagi seperti sedia kala.

Hanya saja, untuk menghindari terus berkembangnya penyebaranb Covid-19 lebih baik para takmir dianjurkan untuk tetap mematuhi protokol kesehatan. Dengan demikian, menjaga jarak dan memakai masker tetap menjadi keharusan, karena untuk melaksanakan ketentuan tersebut bukanlah hal sulit yang harus diabaikan.