Hasil Rapid Test untuk Kontak Dekat dengan Positif Covid-19, Lima Reaktif

0
196
Pelaksanaan Rapid Test untuk 51 orang yang punya kontak dekat dengan warga yang meninggal positif terpapar virius Corona (Covid-19) di Puskesmas Wedarijaksa II Pati.(Foto:SN/aed).

SAMIN-NEWS.com,  PATI – Sebanyak 49 orang warga dua desa di Kecamatan Wedarijaksa, Pati ditambah 2 orang lainnya dari Juwana  dari hasil pelacakan mempunyai kontak dekat dengan seorang warga positif terpapar virus Corona (Covid-19), semua sudah menjalani Rapid Test di Puskesmas Wedarijaksa II. Sedangkan warga positif Covid-19 yang sempat dirawat di RSUD RAA Soewondo Pati, Rabu (1/7) meninggal dunia.

Terakhir yang menjalani Rapid Test, Senin (6/7) hari ini adalah warga Juwana yang merupakan teman satu pekerjaan dengan almarhumah, dan seharusnya mereka menjalani test tersebut di Puskesmas Juwana, bukan di Wedarijaksa. Kendati yang positif terpapar Covid-19 itu teman kerja mereka, tapi kalau Rapid Test seharusnya dilakukan oleh petugas Puskesmas Juwana, untuk menghindari kesimpangsiuran data serta alolasi tersedia bila terjadi perkembangan lebih lanjut atas hal tersebut.

Ditanya berkait hal itu, Kepala Puskesmas II Wedarijaksa, Pati, Siswanto tidak mengelak, dan bahkan lanjut dia, tambahan dua orang dari Juwana yang menjalani Rapid Test hari ini merupakan hasil pelacakan maksimal sejak almarhumah yang tak lain adalah teman mereka meninggal, ”Dengan demikian, jumlah selurunya yang sudah melakukan Rapid Test di Puskesmas Wedarijaksa II adalah 5 orang,”ujarnya.

Dari jumlah tersebut, tambahnya, lima di antaranya diketahui reaktif sehinggga harus masuk ke tempat karantina, di Hotel Kencana Pati meskipun pada awalnya memang harus melakukan pendekatan terhadap yang bersangkutan. Sebab, untuk bisa mengirim mereka ke tempat karantina itu bukanlah hal mudah sehingga uaya melibatkan tim gugus di tingkat kecamatan harus benar-benar maksimal, karena hal itu berlangsung higngga tiga tahap.

Pertama berhasil dikirim tiga orang yang hasil Rapid Test-nya reaktif, menyusul berikutnya satu orang lagi, dan terakhir satu orang lainnya baru berhasil Senin (6/7) hari ini. Dengan demikian, maka di tempat karantina tersebut sesuai ketentuan yang berlaku, tentu dilanjutkan swab test dan hasilnya positif atau negatif masing-masing yang bersangkutan tetap menunggu.

Terepas dari hal itu, pihaknya benar-benar mengimbau dan mengajak masyarakat utuk tetap mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan dengan selalu memncuci tangan, menjaga jarak, serta memakai masker. ”Karena itu terhadap hal-hal tersebut masyarakat hendaknya jangan abai, tapi terus berupaya menjaga diri dengan tidak berkerumun di antara atau bersama warga dalam jumlah banyak karena hal itu masih tetap riskan,”tandasnya.