Satu Pekerja Pabrik di Jepara Positif Covid-19

0
140
Tim dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara melakukan penyemprotan disinfektan di lingkungan pabrik.

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Sudah sekitar sepuluh hari terakhir Jepara memang zero virus Corona (Covid-19, tapi Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan virus kabupaten setempat kini kembali disibukkan ditemukannya seorang pekerja pabrik di Kecamatan Batealit dinyatakan positif terpapar virus tersebut. Hal itu berdasarkan tes  swab yang dilakukan terhadap laki-laki AK (43), warga Gunungpati, Semarang.

Selama ini yang bersangkutan bekerja di sebuah pabrik mebel di Desa Batealit RT 1/RW 1, tapi di luar aktifitasnya jam bekerja  lelaki itu sering berada di Dukuh Singgahan Bringin. Selain itu juga setiap dua hari sekali dia pulang ke Semarang.

Menurut juru bicara Gugus Tugas Jepara, dr Fakhrudin yang bersangkutan, Rabu s/d Senin (6 s/d 11 Mei ia pulang ke Semarang. ”Karena itu, Selasa (12/5) dilakukan sekrining  oleh petugas Puskesmas Batealit ke perusahaan  dan ditemukan AK dalam kondisi batuk dan demam,”ujar Fakhrudin, Kamis (21/5) malam.

Mengingat hal tersebut, katanya lebih lanjut, maka berikutnya dilakukan pemeriksaan darahnya, dan hasil pemeriksaan itu didapatkan hasilnya mengarah ke Covid-19. Sehingga Kamis (14/5) dirujuk  ke RSUD RA Kartini, selanjutnya 15 dan 16/5 dilakukan pemeriksaan laboratorium, dan karena kondisinya stabil, Minggu (17/5) diizinkan pulang untuk menjalani isolasi mandiri.

Akan tetapi, Senin (18/5) AK pulang lagi ke Gunungpati Semarang, dan ternyata setelah hasil pemeriksaan laboratorium keluar ia dinyatakan positif Covid-19. Karena itu, Tim Gugus Tugas Kecamatan Batealit langsung melakukan pelacakan orang yang pernah kontak langsung jarak dekat dengan AK dan berhasil menemukan ada 27 orang yang melakukan kontak langsung dengan yang bersangkutan.

Selain itu tim juga melakukan pelacakan ulang orang yang kontak erat dan ditemukan 21 orang. Hari ini, Jumat (22/5) dan Sabtu (23/5) akan dilakukan pemeriksaan swab. Sedangkan di Semarang ditemukan 22 orang yang terlacak melakukan kontak langsung dengan AK.

Camat Batealit, Agus Bambang Lelono yang dihubungi semalam membenarkan bahwa ditemukan kasus Covid-19 di wilayahnya. ”Begitu mendapat informasi kami bersama Tim BPBD Jepara, Satpol PP Kecamatan, Polsek dan Koramil Batealit langsung melakukan penyemprotan disinfektan dan juga melakukan pelacakan kontak erat oleh tim,”paparnya.