Gusdurian Kembali Menyerahkan APD untuk Bidan Desa

0
66
Foto (Koodinator Gusduriuan Pati Eddy Siswanto didampingi koordinator lainnya, Kiai Heppy Irianto menyerahkan Alat Pelindung Diri (APD) untuk anggota Kodim -0718 Pati yang diterima Dandim Lekol Czi Adi Ilham Zamani. Usai itu secara simbolis Dandim juga menyerahkan APD yang sama untuk Bidan Desa dan Kelurahan yang diterima Camat Kota Pati, Didik Rusdiantono, Selasa (21/4) hari ini.

SAMIN-NEWS.com, PATI – Gusdurian Pati, Selasa (21/4) hari ini kembali menyerahkan puluhan alat pelindung diri (APD) lengkap untuk para petugas kesehatan yang ada di garda depan dalam penanggulangan Covid-19. Yakni, para bidan desa dan kelurahan yang ada di dalam wilayah Kecamatan Kota Pati.

Penyerahan secara simbolis APD lengkap mulai dari sepatu, baju dan celana serta masker dan helm pelindung bagian kepala tersebut secara simbolis di Kelenteng Hok Tik Bio tersebut  secara simbolis dilakukan Dandim 0718 Pati, Letkol Czi Adi Ilham Zamani kepada Camat Kota Pati Didik Rusdioantono. Sedangkan sebelumnya Dandim Juga secara simbolis menerima APD yang sama, untuk sepuluh personel anggotanya.

Sebelum itu, kata Eddy Siswanto pihaknya juga menyerahkan 25 APD lengkap kepada personel di satuan Sabhara Polres Pati, dan berikutnya tengah dipersiapkan pula APD untuk personel di jajaran Babinkamtibmas dan Babinsa. ”Semua itu tujuan dan kepentingannya adalah sebagai upaya untiuk menyelamatkan anak bangsa,”ujarnya.

Karena itu, masih kata Eddy Siswanto, semua pihak harus saling bahu membahu dalam mencegah dan memberikan pertolongan kepada warga yang terdampak langsung Covid-19. Dengan demikian, garda yang paling depan untuk tugas ini tentu ada pada di tangan para petugas kesehatan, sehingga agar tugas tersebut tidak terlalu menjadi beban berat bagi mereka yang paling baik adalah jika warga Pati tidak ada yang tertular virus tersebut.

Dengan kata lain, jika penularan dan penyebaran bisa ditangkal sejak awal maka beban para petugas kesehatan tidak akan begitu berat, sehingga mereka juga bisa dihindarkan dari penularan virus yang sama. Kendati APD merupakan tameng agar para petugas tidak tertular, maka pasien yang ditangani bila baru pada fase tanda-tanda atau gejala harus memberikan penjelasan secara jujur kepada petugas.

Di samping itu, upaya paling baik untuk mencegah penularan dan penyebaran virus Corona maka vara paling tepat adalah tetap berdiam diri di rumah. Selebihnya juga memathui semua anjuran dari pemerintah, termasuk upaya untuk terus menjaga kesehatan dan menghindarkan diri dari kontak langsung dengan orang loain, serta menjaga kebersihan diri masing-masing, yaitu selalu mencuci tangan.

Menjawab pertanyaan, Eddy Siswanto menambahkan, untuk pembagian ratusan nasi bungkus tiap hari sejak Senin (20/4) kemarin kembali dilanjutkan untuk wilayah dalam Kota Pati. ”Hari ini kembali ke Juwana, dan Rabu (22/4) besok ganti ke wilayah Kecamatan Margorejo,” imbuh dia.