Bawaslu Pati Ajak Pemilih Pemula Sadar Politik untuk Perkuat Demokrasi

SAMIN-NEWS.com – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pati menjadi narasumber dalam kegiatan Sosialisasi kepada Pemilih Pemula di Kabupaten Pati yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pati, Senin (28/9/2026). Kegiatan tersebut mengangkat tema “Generasi Muda Sadar Politik, Indonesia Semakin Demokratis.”

Kegiatan ini menjadi ruang edukasi bagi generasi muda, khususnya pemilih pemula, untuk memahami pentingnya partisipasi politik yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab dalam kehidupan demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati, Supriyanto hadir sebagai narasumber dan memberikan pemahaman mengenai pentingnya peran generasi muda dalam mengawal proses demokrasi. Pemilih pemula tidak hanya dipandang sebagai kelompok yang memiliki hak untuk memberikan suara, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki peran dalam mengawasi dan menjaga integritas demokrasi.

Ketua Bawaslu Kabupaten Pati menyampaikan bahwa kesadaran politik perlu dibangun sejak seseorang pertama kali menggunakan hak pilihnya. Menurutnya, pemilih pemula perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, memahami aturan kepemiluan, serta tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi.

“Menjadi pemilih pemula bukan hanya tentang datang ke TPS dan memberikan suara. Lebih dari itu, generasi muda harus memahami bagaimana menggunakan hak politik secara bertanggung jawab, mampu memilah informasi, serta berani menolak praktik-praktik yang dapat merusak demokrasi,” ujar Supriyanto.

Ia juga menekankan bahwa perkembangan teknologi dan media sosial memberikan peluang sekaligus tantangan bagi generasi muda. Kemudahan memperoleh informasi politik harus diimbangi dengan kemampuan literasi digital agar pemilih tidak menjadi sasaran penyebaran berita bohong, ujaran kebencian, maupun informasi yang dapat memecah belah masyarakat.

“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan demokrasi. Karena itu, kesadaran politik harus dibangun dengan pengetahuan, bukan sekadar ikut-ikutan. Pemilih harus mampu menentukan pilihan berdasarkan informasi yang benar dan dapat dipertanggungjawabkan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bawaslu Kabupaten Pati juga mendorong pemilih pemula untuk menjadi bagian dari pengawasan partisipatif. Masyarakat memiliki ruang untuk turut mengawasi proses pemilu dan menyampaikan informasi apabila menemukan dugaan pelanggaran sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pengawasan partisipatif, lanjutnya, merupakan bentuk keterlibatan masyarakat dalam menjaga kualitas demokrasi. Semakin banyak masyarakat yang memahami hak dan kewajibannya dalam pemilu, semakin kuat pula ekosistem pengawasan yang terbentuk.

Sementara itu, kegiatan yang diselenggarakan Kesbangpol Kabupaten Pati tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman politik generasi muda serta mendorong terbentuknya pemilih yang aktif, kritis, dan bertanggung jawab.

Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Bawaslu Kabupaten Pati menegaskan bahwa membangun demokrasi tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara pemilu. Generasi muda sebagai pemilih pemula juga memiliki posisi strategis untuk memastikan demokrasi berjalan secara jujur, adil, dan berintegritas.

Previous post Rehabilitasi Jalan Gerit-Sumur, DPUTR: Sudah Disepakati Pemkab dan DPRD

Tinggalkan Balasan

Social profiles