Terdampak Kekeringan, PA dan GMNI Pati Salurkan Belasan Ribu Liter Air ke Jaken

SAMIN-NEWS.com – Bencana kekeringan yang melanda Kabupaten Pati memicu aksi kepedulian dari Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI) dan DPC GMNI Pati. Organisasi tersebut menyalurkan bantuan air bersih ke dua desa di Kecamatan Jaken, yakni Desa Sidomukti dan Mojoluhur, Rabu (23/9/2026).

Aksi sosial ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menyambut Konferensi Cabang (Konfercab) PA GMNI se-Karesidenan Pati, sekaligus bentuk empati atas kesulitan masyarakat menghadapi musim kemarau.

“Ini kita kirim 3 tangki air bersih ke Desa Sidomukti dan Mojoluhur. Masing-masing tangki kapasitasnya 6 ribu liter,” ujar Ketua Panitia Kegiatan, Singgih Cahyo Aji.

Singgih menambahkan bahwa penyerahan bantuan ini murni didasari rasa keprihatinan atas dampak musim kemarau yang makin meluas.

“Iya, ini adalah bentuk keprihatinan kami sebagai Persatuan Alumni bersama dengan DPC GMNI Kabupaten Pati dalam bentuk bantuan sosial kepada masyarakat,” lanjutnya.

Ia menegaskan, program pendistribusian air bersih ini tidak berhenti di Kecamatan Jaken saja. PA dan GMNI Pati berencana mendistribusikan bantuan serupa ke wilayah lain di Pati yang masih krisis air bersih.

Selain penyaluran air, rangkaian Konfercab juga diisi dengan aksi bagi-bagi makanan gratis untuk pengguna jalan di area Pasar Puri dan Terminal Pati, serta penanaman bibit pohon di Desa Sumberrejo.

Bantuan ini disambut hangat oleh pemerintah desa dan warga setempat. Perangkat Desa Sidomukti, Sriyono, mengungkapkan bahwa krisis air bersih di wilayahnya sudah berlangsung cukup lama.

“Sejak 2 Agustus ini kekeringannya. Sumur warga kalau didalamkan airnya asin. Dulu pakai Pamsimas, tapi sekarang rusak,” sebut Sriyono.

Saat ini, sekitar 500 Kepala Keluarga (KK) di Desa Sidomukti harus bergantung penuh pada pasokan air dari luar untuk memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, mandi, dan mencuci.

“Ini hanya mengandalkan bantuan dari donatur dari luar daerah untuk mendapatkan air bersih. Semua warga terdampak sekitar 500 KK,” ungkapnya.

Previous post Diduga Curi Mesin Kapal Senilai Rp800 Juta, U Ditangkap Polisi

Tinggalkan Balasan

Social profiles