Brigade Pangan Bikin Lahan Tidur Pati ‘Hidup’ Lagi dengan Teknologi Modern

SAMIN-NEWS.com – Lahan non-rawa seluas 200 hektar di Kecamatan Jakenan dan Winong, Kabupaten Pati, kini dioptimalkan oleh Brigade Pangan. Lahan ini tersebar di beberapa desa, antara lain Sidomulyo (35 ha), Sembaturagung (50 ha), Serutsadang (25 ha), Pekalongan (25 ha), Blingijati (35 ha), dan Karangsumber (35 ha).

Program ini bertujuan meningkatkan Indeks Pertanaman (IP) lahan: dari IP 1 menjadi IP 2, dan IP 2 menjadi IP 3. Pengelolaannya dilakukan oleh Brigade Pangan, yang beranggotakan petani generasi milenial, atas arahan Kementerian Pertanian Republik Indonesia (Kementan RI).

“Optimalisasi lahan non rawa ini mengoptimalkan fungsi lahan tidur di Winong dan Jakenan. Optimalisasi lahan ini dikelola oleh Brigade Pangan,” ujar Diana Kusumawati, Penyuluh Pendamping Brigade Pangan Kabupaten Pati, Rabu (18/2/2026).

Sebanyak 15 petani berusia 18–39 tahun terpilih untuk mengelola lahan pasca-optimalisasi, dengan tujuan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Pati.

“Pasca optimalisasi lahan memberikan kesempatan generasi muda terjun ke pertanian. Brigade Pangan ini suatu pasokan yang akan mengubah cara bertani konvensional untuk mengoptimalkan lahan pertanian yang dikelola sebagai modern,” lanjut Diana.

Program ini juga dilengkapi pemberian alat mesin pertanian (alsintan), pelatihan mekanisasi, serta literasi keuangan untuk memastikan produktivitas dan keberlanjutan pengelolaan lahan.

“Harapannya ini berhasil, sehingga adanya program Brigade Pangan tetap eksis, karena anak-anak muda perlu dikasih stimulan peralatan, seperti combine, drone. Dan perlu pelatihan literasi keuangan karena harus menghasilkan,” tambahnya.

Dinas Pertanian Kabupaten Pati memfasilitasi berbagai pelatihan dan penyediaan sarana-prasarana. Saat ini, beberapa lahan sudah panen menggunakan combine yang dipinjam dari Dinas.

“Setiap tiga bulan sekali ada evaluasi dari dinas. Semoga bisa berlanjut,” tutup Diana.

Previous post Sosialisasi Program JKN-KIS Bersama Dr. H. Edy Wuryanto, Hadirkan Ratusan Nakes
Next post Mayat Pria Tanpa Identitas Ditemukan Mengapung di Sungai Tambak Ngasem Gembong

Tinggalkan Balasan

Social profiles