IJTI Muria Raya Hibur Anak-anak dengan Pertunjukan Kesenian Barongan

0

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Korda Muria Raya menghibur anak-anak pengungsian korban banjir di Kudus dengan pertunjukan kesenian barongan. Selain itu kegiatan tersebut mengajak kelompok seni Putra Kusuma.

Ketua IJTI Muria Raya Iwhan Miftakhudin mengatakan, selain menghibur dengan kesenian, pihaknya juga mengadakan aksi sosial dalam membagikan kebutuhan anak-anak dan balita di posko pengungsian Balai Desa Jati Wetan, Jati, Kudus.

“Kami selain menghibur dengan kesenian barongan, juga menggelar aksi sosial yang membagikan kebutuhan anak-anak dan balita di posko pengungsian,” katanya.

Lebih lanjut, kata Iwhan, ketika dihibur dengan kesenian tampak raut muka ceria anak-anak pengungsian korban banjir terpancar. Sejenak mereka melupakan kesedihan setelah beberapa hari di pengungsian akibat banjir.

“Anak-anak, ketika dihibur banyak yang menampakkan raut muka ceria,” jelasnya kepada Samin News.

Iwhan Miftakhudin melanjutkan, jurnalis sangat penting dalam menyampaikan informasi terkait kondisi banjir di Kabupaten Kudus. Namun, disela-sela melaksanakan tugas sebagai jurnalis, ada saatnya pula muncul rasa kepedulian terhadap sesama.

“Syukur alhamdulillah, teman-teman jurnalis memiliki peranan penting dalam menyampaikan informasi tentang banjir di Kudus. Ditambah bisa juga peduli terhadap sesama,” ungkapnya.

Riski Maulana salah satu anak yang terhibur dengan kegiatan tersebut mengungkapkan, rasa sukanya ketika bisa ikut main barongan dan berjoget bersama temannya sesama pengungsian. Ia juga ingin segera kembali kerumah namun kondisinya belum memungkinkan.

“Saya ingin segera pulang, tapi banjirnya belum surut. Tapi ya seneng juga bisa dihibur dengan barongan,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Jati Wetan Agus Santoso mengapresiasi atas kepedulian terhadap anak-anak pengungsi. Terlebih banyak yang sudah lama bertahan di posko dan menginginkan kembali kerumah masing-masing.

Anggota IJTI Muria Raya foto bersama dengan anak-anak di Posko Pengungsian
Anggota IJTI Muria Raya foto bersama dengan anak-anak di Posko Pengungsian

“Kondisi permukiman hingga kini masih terendam banjir. Anak-anak juga sudah cukup lama bertahan di pengungsian, tentunya mereka sudah ingin kembali ke rumah,” pungkasnya.