55 Siswa SD di Kudus Terima Coaching Clinic Dari PBSI

0
Tampak siswa-siswi SD sedang latihan menggunakan balon
Tampak siswa-siswi SD sedang latihan menggunakan balon

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – 55 siswa sekolah dasar di Kudus menerima coaching clinic dari PBSI. Diantaranya SD 2 Padurenan, SD 2 Kedungsari, SD 8 Gondosari, SD 3 Klumpit, SD 1 Padurenan, SD 3 Besito, SD 5 Rahtawu, dan lain-lain.

Ketua Pengkab PBSI Kudus Yuni Kartika mengatakan, dalam kegiatan coaching clinic yang digelar di SD 1 Gondosari Gebog oleh pihaknya itu bertujuan untuk mengenalkan bulutangkis sejak usia dini.

“Kedatangan kesini bertujuan untuk mengenalkan kepada anak-anak Sekolah Dasar tentang dunia bulutangkis,” terangnya.

Lebih lanjut, kata dia, dalam coaching clinic tersebut, anak-anak SD diajarkan tentang backhand dan forehand. Namun hal itu tidak menggunakan kok dahulu, melainkan tangan kosong dan balon.

“Mengajarkan kepada anak-anak disini tidak menggunakan kok dahulu. Tangan kosong dan memakai balon dulu,” katanya.

Jika sudah terbiasa para siswa bisa menggunakan raket, namun alat gantinya kok yaitu balon. Jika saat menggunakan balon sudah dikuasai maka akan diajarkan cara memukul menggunakan kok.

“Jika yang tangan kosong tadi sudah terbiasa, maka beralih ke raket. Namun untuk alat bantunya menggunakan balon dulu,” tuturnya.

Yuni Kartika menjelaskan, penyelenggaraan coaching clinic ini merupakan agenda Pengkab PBSI Kudus. Hal itu bertujuan untuk pembinaan sejak dini dalam mencetak atlet berprestasi.

“Pembinaan itu diwujudkan melalui jalur dasar bagi siswa agar menyukai dan mengenal bulutangkis,” bebernya.

Lebih lanjut, kata Yuni Kartika, sehingga terbentuk pembinaan yang berkelanjutan. Harapannya untuk sekolah dasar di Kudus juga mengadakan ekstrakurikuler bulutangkis.

Korwil Kecamatan Gebog Sutiyono mengungkapkan, untuk siswa setiap hari harus sarapan raket. Mengingat, pembinaan bulutangkis sejak dini memang diperlukan.

“Maksudnya siswa harus sarapan raket yakni, siswa harus berlatih bulutangkis setiap hari. Agar semakin terbiasa,” tandasnya.

Sutiyono melanjutkan, coaching clinic yang digelar kali ini sangat membanggakan. Mengingat itu merupakan hal yang sangat dinantikan olehnya sejak lama.

“Semoga coaching clinic ini dapat membangkitkan semangat berlatih bulutangkis untuk siswa,” pungkasnya.