50 Mahasiswa IAIN Datangi Polres Kudus, Belajar Public Speaking

0
Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus menggelar kegiatan observasi di Polres Kudus
Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus menggelar kegiatan observasi di Polres Kudus

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – 50 Mahasiswa Prodi Komunikasi dan Penyiaran Islam IAIN Kudus mengadakan kegiatan observasi instansi ke Polres Kudus dalam rangka meningkatkan kemampuan berkomunikasi yang baik melalui study lapangan atau Public speaking.

Pada kesempatan itu, para mahasiswa yang berkunjung diterima oleh IPTU Subkhan selaku Kanit Keamanan Satintelkam Polres Kudus di Aula Parama Satwika. Ia memberikan materi berjudul Publik Speaking Soft Competency Bekal Masa Depan.

“Isi dari materi tersebut berupa unsur penting dalam komunikasi, hal-hal yang harus disiapkan sebelum melakukannya, metode yang digunakan, tujuan dan manfaatnya dijelaskan secara tuntas dalam forum,” kata Kanit Keamanan Satintelkam Polres Kudus IPTU Subkhan.

Menurut Subkhan, Public Speaking sangatlah penting untuk mahasiswa. Sebab, disaat persentasi didepan organisasi pastinya membutuhkan keahlian dalam penyampaian yang telah ditugaskan agar dapat diterima oleh kawan dan dosen.

“Pentingnya peningkatan kemampuan mahasiswa dalam hal berbicara di depan publik. Jika mahasiswa terjun di lingkungan masyarakat, keahlian Public Speaking juga dapat dipandang baik,” ujarnya.

Mahasiswa saat ini dikenal sebagai Agent Of Change dikatakan telah sukses tidak hanya lulus bermodal IPK cumlaude tapi juga memiliki soft skill. Karena, perkembangan ilmu pengetahuan, dan teknologi yang semakin pesat menjadikan semua orang harus memiliki kompetensi unggul.

“Beberapa soft skill perlu didapatkan untuk dapat meraih kesuksesan ialah public speaking,” jelasnya.

Di akhir acara IPTU Subkhan juga berpesan untuk mempelajari seni bicara yang dapat berguna untuk menguasai di keadaan tertentu. Belajar public speaking sama dengan berinvestasi, semakin lama dipupuk, nilainya akan semakin bertambah.

“Berpikirlah sebagaimana orang bijak, tetapi berkomunikasilah dalam bahasa orang-orang pada umumnya,” pungkasnya.