Menikmati Pemandangan Kudus Sambil Ngopi di Watu Obonk Desa Japan Lor

0
Kondisi sunset dari Kedai Watu Obonk yang dapat dinikmati sembari meminum kopi
Kondisi sunset dari Kedai Watu Obonk yang dapat dinikmati sembari meminum kopi

SAMIN-NEWS.com, Kudus – Masyarakat Kudus yang ingin melihat pemandangan dari ketinggian bisa datang langsung ke Watu Obonk Desa Japan Lor Kecamatan Dawe sekaligus menikmati kopi khas yang disediakan oleh owner kedai Zainul Mukmin, Rabu (16/11/2022).

Owner Kedai Watu Obonk yang akrab disapa Zainul bercerita mengenai berdirinya kedai yang sebelumnya rumah kosong belakang milik kediaman neneknya dan saat itu belum berpikir membuka usaha.

“Dulu ini sebelum jadi kedai itu tanah kosong biasa. Ada batu besar yang membentang. Lalu dihancurkan dan diberi saran oleh bapak saya untuk menamai Watu Obonk” ucapnya saat ditemui di tempat usahanya.

Zainul saat itu masih bekerja di Otomotif AHM Ahass Jakarta. Kemudian ia pindah bekerja PT Suprama (Pabrik Mie) bertempat di Desa Mijen Kabupaten Demak. Dari hasil kerjanya ia menabung untuk membuka tempat usaha.

“Sebelumya malah pengen buka usaha toko roti dan belum kearah membuka kedai. Kemudian dapat ide usaha dari teman lalu diarahkan kopi karena melihat pemandangan Desa Japan yang bagus,” ungkap Zainul kepada Samin News.

Akhirnya ia menyerap aspirasi dari temannya untuk memberanikan diri membuka usaha Kedai yang dinamai Watu Obonk pada bulan Januari Tahun 2021. Diawal buka kondisi kedai miliknya sepi Januari sampai April.

“Saat itu masih sepi, tapi biasa. Namanya awal buka. Pelanggan yang datang saat itu kurang lebih 5-8 nan. Tapi tetap disyukuri,” jelasnya.

“Kemudian saya selingi dengan promosi melalui sosial media Instagram dan terus saya gencar biar pada tahu tempat ini,” tambahnya.

Akhirnya berkat promosi tersebut, kedai milik Zainul perlahan ramai dan mulai didatangi pengunjung. Hasilnya bisa mencapai 15 orang lebih. Untuk Sabtu-Minggu bisa lebih dari 20 orang.

“Hari biasa pengunjung 10-15 orang. Kalau untuk weekend bisa melebihi dihari biasa. Namun saya tetap terus mempromosikannya,” ungkapnya.

Untuk pengunjung sendiri kebanyakan dari Kudus, namun ada juga yang datang dari luar kota. Pengunjung tersebut tahu karena mendapat informasi dari Instagram dan masyarakat di Japan Lor.

Sementara itu, untuk harga makanan maupun minumannya bervariasi. Dipatok dengan harga Rp 5000 hingga Rp 15 ribu saja. Meskipun harganya yang ramah dikantong, pengunjung bisa disuguhi dengan panorama pemandangan laut Juwana Kabupaten Pati.

“Untuk harga makanan maupun minuman disini bervariasi mulai Rp 5000 ribu – Rp 15 ribu. Murah dan bisa melihat pemandangan Kudus dari ketinggian. Paling pas dimalam hari. Bisa juga sore menjelang magrib, bisa menikmati sunset,” pungkasnya.