Waspada! Penipuan Mengatasnamakan Pihak Perbankan Masih Beredar

0

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Maraknya penipuan yang mengatasnamakan pihak Perbankan masih sebagian beredar di kalangan masyarakat. Untuk itu, Manager Operasional Bank Rakyat Indonesia Kudus Bambang menghimbau selalu waspada, Kamis (13/10/2022).

Modus penipuan berupa masih maraknya pesan singkat yang beredar mengenai informasi perubahan tarif transaksi menjadi Rp 150.000 per bulan. Ada juga, yang meminta link pengisian data pribadi.

Terkait hal itu, Manager operasional Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kudus Bambang mengatakan, pihak BRI sudah mengupayakan untuk mengedukasi para nasabah melalui sosial media maupun saat bertemu.

“Yang sedang terjadi itu, dari BRI sudah berusaha melakukan edukasi dengan nasabah. Selain itu, saat pelayanan di sosial media juga, biar masyarakat tau jika itu penipuan,” terangnya.

Lebih lanjut, dirinya juga bercerita mengenai penurunan komplain terkait masyarakat yang terkena penipuan. Sebelumnya, hingga saat ini komplain terkait penipuan berkurang yang mengincar semua kalangan.

“Sebelumnya banyak yang komplain, dan dari tahun sebelumnya hingga saat ini komplain tentang masyarakat yang terkena penipuan berkurang. Penipuan mengincar semuanya secara acak,” ungkapnya.

Dirinya menghimbau, saat muncul pesan masuk melalui sosial media WhatsApp yang menanyakan tentang perubahan administrasi simpanan. Diharapkan dipastikan dulu ke Call Center BRI di nomor 14017.

“Jangan langsung percaya jika ada pesan masuk yang menanyakan administrasi apapun. Bank BRI tidak akan menanyakan tentang pasword, maupun OTP,” jelasnya kepada Samin News.

“Kalau sampai ada yang menanyakan, kita pasti curiga dan pasti bukan dari pihak bank. Intinya jangan pernah menyerahkan otp, user, maupun pin,” pungkasnya.