Dinkes Pati Minta Apotek Tak Jual Obat Sirup

0
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Pati, Aviani Tritanti Venusia

SAMIN-NEWS.com, PATI – Pemerintah Kabupaten Pati melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) meminta apotek tidak menjual obat cair atau sirup. Ini lantaran ditemukan penyakit gagal ginjal akut pada anak di bawah usia 6 tahun yang diduga disebabkan karena obat tersebut.

Kepala Dinkes Pati, Aviani Tritanti Venusia mengatakan sebelumnya Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah menginstruksikan yang ditujukan bagi apotek dalam edarannya diminta agar tidak menjual sirup untuk sementara waktu.

“Dinkes Pati memberi imbauan masyarakat untuk tidak mengkonsumsi obat sirup. Serta meminta apotek maupun penjual obat untuk menaati intruksi dari Kemenkes tidak menjual obat sirup dalam sementara waktu ini,” kata Aviani saat dihubungi Samin News yang ditulis, Sabtu (22/10/2022).

Selain bagi apotek dan toko obat itu, dirinya juga meminta bagi tenaga kesehatan agar tidak membuatkan resep obat-obatan. Sehingga SE tersebut benar-benar efektif dilakukan untuk menghindari akan tambahnya pasien gagal ginjal.

Pasalnya, dia mengatakan Kemenkes telah menerima laporan ratusan anak mengalami gagal ginjal. Kendati demikian, di wilayah Kabupaten Pati sendiri dia mengaku tidak ditemukan kasus serupa. Hanya saja, ini sebagai langkah antisipatif di daerah.

Saat ditanya apakah obat sirup tersebut ditarik dari peredaran menindaklanjuti edaran Kemenkes, Aviani menegaskan bahwa Dinkes tidak melakukan demikian. Melainkan, cuma tidak melayani penjualan sirup untuk sementara waktu hingga penelitian akan kasus ini terjawab terang.

“Memang ini diduga gagal ginjal akut pada anak itu karena pemakaian obat sirup. Lalu Kemenkes mengambil satu kebijakan untuk tidak mengunakan sementara waktu menunggu perkembangan penelitaan selanjutnya, sambil menunggu penelitian lebih lanjut,” tandasnya.