Delapan Paket Pelatihan BLK dari DBHCHT Rampung Dikerjakan

0
Berbagai paket pelatihan yang diselenggarakan UPTD BLK Pati dari anggaran DBHCHT
Berbagai paket pelatihan yang diselenggarakan UPTD BLK Pati dari anggaran DBHCHT

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) yang peruntukannya guna meningkatkan kualitas bahan baku serta kesejahteraan masyarakat dikelola oleh sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Pati. Di dalamnya termasuk Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) mengelola anggaran tersebut.

Anggaran APBN pusat yang ditransfer ke daerah ini, khususnya yang dikelola Disnaker untuk membiayai kegiatan program peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) melalui beberapa pelatihan yang diselenggarakan oleh UPTD Balai Latihan Kerja (BLK).

Kepala UPTD BLK Pati, Budi Suhartono menyatakan program kegiatan pelatihan kerja yang dibiayai dari anggaran DBHCHT sudah selesai semua. Program peningkatan skill ini diharapkan memberi modal masyarakat guna menciptakan lapangan kerja atau paling tidak sudah punya keahlian dalam perusahaan.

“Semuanya sudah terlaksana dan saat ini selesai. Pada tahun 2022 Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Pati melaui UPTD BLK Kabupaten Pati mengadakan pelatihan ketrampilan. Pelatihan yang diselenggarakan sebanyak 8 (delapan) paket,” katanya saat dikonfirmasi Kamis (8/9/2022).

Dirinya merinci delapan paket itu antara lain, Pelatihan Kecantikan Kulit dan Rambut 1 paket di Desa Kajar, Wedarijaksa, Pelatihan Menjahit 2 paket di Desa Sukoharjo Kecamatan Wedarijaksa dan Desa Keboromo Kecamatan Tayu, Pelatihan Batik 2 paket di Desa Dukutalit Kecamatan Juwana dan di Kecamatan Tlogowungu.

Kemudian, lanjut Budi Pelatihan Prosecing Hasil Pertanian 1 paket di Desa Dororejo Kecamatan Tayu dan Pelatihan Las 1 paket di Desa Bageng Kecamatan Gembong.
Budi mengatakan bahwa pelatihan ini diikuti sebanyak 16 orang per paketnya. Adapun jadwal yang ditentukan pelaksaaan pelatihan yaitu dimulai sejak 18 Juli sampai 12 September 2022.

“Pelatihan ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan angkatan kerja terutama mereka yang belum bekerja agar memiliki keterampilan khusus yang bisa diaplikasikan untuk berwirausaha atau bekerja di perusahaan,” pungkasnya.