Tepis Usulan Pj Ditolak, DPRD: Ada Senior Tapi yang Diusulkan Junior

0
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin

SAMIN-NEWS.com, PATI – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Ali Badrudin menepis isu bahwa tiga nama yang sebelumnya diusulkan untuk menjadi Penjabat (Pj) Bupati Pati ditolak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Hal tersebut disampaikannya usai rapat paripurna HUT ke-699 Kabupaten Pati, Sabtu (7/8/2022) malam. Menurutnya, ketika usulan dari DPRD ditolak, maka selanjutnya ada surat balasan dari Kemendagri yang menerangkan bahwa nama-nama terkait telah ditolak.

“Usulan nama calon Pj Bupati sampai saat ini belum final, dan usulan yang disampaikan oleh DPRD tidak ditolak, karena kalau ditolak Kemendagri pasti ada surat yang masuk di DPRD Pati,” kata Ketua DPRD Pati, Ali Badrudin.

Kendati demikian, pihaknya menambahkan bahwa Kemendagri mempunyai alasan yang seharusnya diusulkan itu berdasarkan faktor senioritas. Kemendagri menilai yang diusulkan DPRD Pati adalah pegawai junior bukan sebaliknya.

“Menurut Kemendagri, kenapa ada yang senior, namun yang diusulkan yunior, kan cuma begitu,” tambah Ali.

Sementara itu, menurut Ali, istilah senior adalah bagi mereka yang mempunyai kinerja serta kemampuan komunikasi yang baik serta mampu memimpin Kabupaten Pati ke arah yang lebih maju. Maka, tiga nama yang sebelumnya diusulkan, yaitu Tri Hariyama, Bambang Santosa dan Teguh Widyatmoko adalah dinilai mempunyai kapasitas akan hal itu.

Adapun usulan DPRD ini berdasarkan surat yang disampaikan per tanggal 8 Juli 2022 bahwa yang berhak diusulkan adalah pejabat tinggi pratama. Ia menyebut terdapat eselon 2A dan eselon 2B. Sehingga atas dasar itu pimpinan DPRD memutuskan dan menyepakati berdasarkan usulan masing-masing fraksi disampaikan ke Kemendagri.

“Bukan karena keputusan ketua DPRD yang diusulkan, tapi atas dasar keputusan fraksi-fraksi yang ada di DPRD. Usulan DPRD ini belum tentu diakomodir, karena yang punya kewenangan adalah Kemendagri, bisa dari DPRD, bisa dari Provinsi atau dari yang ada di pusat dengan sesuai regulasi,” paparnya.

Yang jelas, kata dia Pj Bupati Pati nantinya diharapkan program-program yang baik agar terus dipanjutkan. “Siapa pun nanti yang akan terpilih nanti bisa melanjutkan program Bupati dengan baik. Apabila ada infrastruktur atau apapun yang belum selesai agar bisa diselesaikan, dan seandainya ada investor yang belum masuk agar bisa ditarik masuk, agar itu bisa mengurangi angka pengangguran,” pungkasnya.(adv)