Respon Warga Saat Jalan Tanjung Karang Undaan Kudus Diperbaiki

0
Terlihat Genangan Air yang Berada di Pemukiman Warga, (Foto : Adam Naufaldo)
Terlihat Genangan Air yang Berada di Pemukiman Warga, (Foto : Adam Naufaldo)

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Jalan provinsi yang berada di Desa Tanjung Karang Kecamatan Undaan Kabupaten Kudus saat ini sedang dalam masa perbaikan dan tahap pondasi atau pengepressan tanah, (14/7/2022).

Perbaikan jalan tersebut sudah mulai dari Senin (11/7/2022) kemarin. Bagi yang melewati jalan tersebut dimohon untuk bersabar, karena proses perbaikannya memakan waktu kurang lebih dua bulan lamanya.

Jalan setinggi 50 cm dan sepanjang 180 meter yang akan diperbaiki tersebut dikerjakan dari pihak Kontraktor CV Putra Kudus yang akan diawasi langsung dari pihak Balai Pengelola Jalan (BPJ).

Dewi salah satu pedagang martabak manis yang bertempat tinggal didaerah Tanjung Karang tersebut memberi respon baik terkait perbaikan tersebut. “Ya alhamdulillah mas jalan ini diperbaiki, karena sering banjir juga, yang membuat terkadang macet,” ungkapnya saat ditemui dikediamannya yang terkena dampak dari perbaikan jalan tersebut.

Lanjut dia, disuatu sisi dagangan miliknya ketika ada perbaikan jalan tersebut mengalami sepi pengunjung. Karena dirinya berdagang didepan rumah, pastinya hal tersebut berimbas kepada omset dagangannya.

“Saya juga punya lapak martabak manis mas, jualannya disini (di dekat Jalan Tanjung Karang yang sedang diperbaiki) tapi untuk saat ini mungkin liat kondisi dulu jualannya, takutnya buka malah sepi,” ucapnya.

Selain itu, warga lainnya Endang juga mengaku senang dan bingung terkait perbaikan tersebut. Senangnya saat melewati akses tersebut tidak tergenang air lagi ketika musim hujan.

“Saya senang ketika jalan ini ditinggikan. Karena saat hujan tidak ada jalan becek, dan ketika bepergian tidak macet. Sebab biasanya sini kalau sudah hujan, genangan airnya sampai kejalan yang membuat arus lalu lintas jadi tersendat,” ujarnya.

Dirinya juga bingung, karena jika jalan diperbaiki dan ditinggikan nantinya akan berdampak pada tempat tinggalnya yang semakin membuat volume banjir bertambah. “Bingung juga mas, nantinya kalau jalan ini sudah jadi pasti kan tinggi dari pada rumah disekitarnya. Nah saat musim hujan pastinya debit volume hujannya bertambah,” imbuhnya.

Kemudian dirinya meminta dinas terkait untuk segera menangani selokan-selokan yang membuat dampak banjir. Agar dapat mengurangi volume banjir saat di musim hujan. “Sini kalau sudah musim hujan, pastinya banjir mas. Ditambah nanti jalan tersebut ketika ditinggikan, pastinya volume banjirnya bertambah,” pungkasnya.

Penulis
Adam Naufaldo