Pendirian Pabrik HWI di Trangkil Ditolak Wakil Rakyat

0
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Sukarno
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Sukarno

SAMIN-NEWS.com, PATI – Rencana pendirian pabrik Apparel oleh PT Hwa Seung Indonesia (HWI) di Kecamatan Trangkil gagal dibangun. Gagalnya melebarkan sayap perusahaan asal Korea Selatan itu disebut karena banyaknya penolakan, baik dari wakil rakyat maupun aliansi masyarakat.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pati, Sukarno menyatakan jika HWI bisa mendirikan pabrik di Trangkil, tak tanggung-tanggung investasi yang bakal digelontorkan sebesar Rp3,5 triliun.

Akan tetapi, menurutnya bukan persoalan kucuran uang yang melimpah. Menurutnya juga bukan persoalan menciptakan membuka lapangan kerja baru mengurangi angka pengangguran di daerah. Melainkan juga mengkaji secara komprehensif dari sisi dampak lingkungan yang ditimbulkan.

“Saya tidak menolak dengan investasi yang nilainya cukup fantastis 3,5 triliun. Tetapi jika hanya memikirkan tenaga kerja itu kurang pas,” kata Sukarno dalam rekamannya yang ditulis Sabtu (9/7/2022).

Sebab, jika hanya sekedar meningkatkan potensi pendapatan daerah yang dirugikan adalah masyarakat sekitar pabrik yang didirikan. Ia mencontohkan pendirian pabrik HWI yang terletak di Kecamatan Batangan yang menyebabkan kebanjiran.

“Dampak di Ketitang awal tahun 2022 sudah banjir dua kali. Kemudian mantan carik (Sekdes) ketemu dengan saya mengeluh Kaliombo di Ketitang ketika kemarau seperti peceren. Selain itu kali tersebut juga terjadi penyempitan,” tegasnya.

Apalagi, kata dia berkaca pada Peraturan Daerah (Perda) RTRW di Kecamatan Trangkil merupakan kawasan produktif untuk lahan pertanian. Hal ini tentunya sudah menyalahi aturan yang berlaku.

“Sekali lagi bukannya menolak, tetapi (mengkaji) soal dampak lingkungan. Kemudian dicermati lagi di situ kan daerah produktif tiap tahun tidak pernah jeda panen dan kering,” pungkasnya.(adv)