Antisipasi Covid-19 Meningkat, Sektor Wisata Dihimbau Taat Prokes

0
PLT Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus
PLT Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus

SAMIN-NEWS.com, KUDUS – Plt Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kabupaten Kudus Mutrikah menghimbau untuk bidang sektor pariwisata dan kebudayaan di Kabupaten Kudus tetap taat protokol kesehatan (Prokes), (23/7/2022).

Mengingat wabah pandemi Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari Indonesia, seluruh masyarakat dihimbau tetap hati-hati dan selalu menerapkan kebersihan dimanapun berada.

Mengetahui hal tersebut, Mutrika sapaan akrabnya langsung memberikan arahan kepada kepala pemangku kepentingan di Kabupaten Kudus.

“Saya langsung memberi arahan kepada kepala bidang pariwisata dan kebudayaan untuk terjun langsung ke masyarakat memberikan himbauan terkait prokes,” ujarnya saat ditemui di Kantornya.

Utamanya saat masyarakat melaksanakan kegiatan-kegiatan di Kabupaten Kudus. Hal itu untuk menjaga aturan terkait antisipasi penularan Covid-19. “Saat melaksanakan kegiatan-kegiatan di Kudus tetap dijaga, sesuai dengan aturan yang ada tentang bagaimana antisipasi penularan Covid-19,” sebutnya.

Saat menggelar kegiatan tertentu, tetap untuk memperhatikan kondisi Covid-19 di Kudus. “Kegiatan yang digelar harus tetap berpedoman pada kondisi Kudus. Yang sekarang masih berada di level 1 penerapan prokes harus tetap ketat,” kata dia.

Selain itu, dirinya juga memberikan pembinaan dan pengarahan kepada stakeholder diantaranya kepada rumah makan, pelaku usaha, dan ekonomi kreatif, serta UMKM untuk tetap menjaga prokes.

Untuk itu, dirinya berpesan kepada masyarakat agar jangan lengah, seolah-olah pandemi Covid-19 di Kabupaten Kudus sudah usai. “Karena Kudus masih di level 1 artinya pandemi belum selesai. Jangan sampai seolah-olah pandrmi sudah usai. Tetap harus pakai masker.

Serta dirinya meminta untuk para pelaku usaha pariwisata dan pengelola destinasi wisata. Sarana penunjang yang terkait dengan antisipasi penularan Covid-19 harus dijaga dan diterapkan.

“Utamanya aplikasi PeduliLindungi kemudian penerapan prokes yang ada di lingkungan pariwisata tetap ketat. Dan masih ada satgas internal untuk mengingatkan yang abai akan menggunakan masker,” pungkasnya.

Penulis
Adam Naufaldo