SKB Disdikbud Pati Gelar Pelatihan Barista bagi Milenial

0
55
Pelatihan Barista di SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Rabu (29/6/2022)
Pelatihan Barista di SKB Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati, Rabu (29/6/2022)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sanggar Kegiatan Belajar (SKB) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Pati menggelar pelatihan barista bagi milenial. Pelatihan ini berlangsung hingga bulan Agustus 2022 mendatang yang diikuti oleh 20 orang.

“Kegiatan pelatihan barista ini program dari Kemendikbud Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi dengan durasi waktu 50 kali pertemuan, tiap pertemuan 4 jam, berarti 200 jam lamanya berakhir nanti Agustus,” ujar pegawai SKB, Narti disela acara, Rabu (29/6/2022).

Dia menjelaskan pihak yang terlibat dalam kegiatan pelatihan barista ini yaitu pertq dari SKB Dinas Pendidikan bekerjasama dengan klaster kopi Kabupaten Pati, Balai Kreasi Pati, Komunitas UMKM Pati.

Menurutnya sebelumnya pihaknya cukup kesulitan menjaring peserta pelatihan barista, karena sesuai dari petunjuk pusat disyaratkan mereka yang tidak sekolah ataupun putus sekolah atau lulusan SMA yang tidak melanjutkan.

“Pesertanya tidak tercantum di data Dapodik, yaitu peserta NIKnya yang tidak tercantum di data Dapodik sebagai siswa atau mahasiswa dengan rentang usia antara 14 – 24 tahun,” jelasnya.

Peserta diberi bekal pengetahuan seputar kopi, mulai budidaya, pengolahan pasca panen hingga penyajian pengolahan kopi.

Sementara itu, Muttakin selaku owner Kopi Jowo Pati juga menjadi narasumber pelatihan menjelaskan materi yang diajarkan bagi peserta pelatihan barista ada empat poin yang disampaikan.

“Meliputi (materi) dari proses hulu hingga hilir, mulai cara budidaya, proses pengolahan pasca panen (natural, full wash hingga wine), roastery meliputi roasting dan sampai penyajian menu barista dengan 16 menu yang diajarkan dalam pelatihan kali ini,” ungkapnya.

Muttakin menambahkan pelatihan uji barista di SKB Dinas Pendidikan ini dimaksudkan untuk mencari generasi barista berdasarkan kebutuhan di Kabupaten Pati yang hampir 80 persen kekurangan tenaga barista profesional.