Perkelahian Pemuda Dua Desa di Jepara; Satu Tewas Disabet Senjata Tajam

0
112
Kapolres Jepara AKBP Warsono dan Ketua DPRD Haizul Ma'arif semalam bertemu dengan masyarakat Desa Muryolobo.(Foto:SN/dok-hp)
Kapolres Jepara AKBP Warsono dan Ketua DPRD Haizul Ma'arif semalam bertemu dengan masyarakat Desa Muryolobo.(Foto:SN/dok-hp)

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Diduga hanya karena persoalan sepele usai menonton pentas musik, berlanjut dengan perkelahian sejumlah pemuda, warga Desa Ngetuk dan Muryolobo. Akibatnya, seorang pemuda Muryolobo RT 01 /RW 06, Ar 930 tewas disabet senjata tajam (sajam) di bagian leher.

Dalam persistiwa tersebut, korban dikeroyok oleh sejumlah pemuda usai menonton pertunjukan musik, Minggu (15/Mei) 2022 sekitar pukul 17.00 WIB. Hal itu terjadi di depan Pasar Gandu, Desa Bendanpete.

Kapolres Jepara AKBP Warsono yang menerima laporan kejadian tersebut segera bergerak menuju lokasi, untuk memimpin langsung olah TKP. Selain itu juga bertemu dengan warga di Balai Desa Muryolobo yang dihadiri perangkat desa, tokoh pemuda dan tokoh masyarakat setempat.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut, selain Ketua DPRD Jepara Haizul Ma’arif juga Danramil, Kapolsek, serta petinggi desa itu. Dalam pertemuan itu, AKBP Warsono minta kepada semua pihak untuk mengendalikan diri, dan mempercayakan penanganan masalah ini kepada aparat kepolisian. ”Jangan  main hukum sendiri, karena akibatnya justru sangat merugikan masyarakat,”tandasnya.

Warga Desa Muryolobo yang mengikuti pertemuan dengan Kapolres dan Ketua DPRD Jepara.(Foto:SN/dok-hp) 
Warga Desa Muryolobo yang mengikuti pertemuan dengan Kapolres dan Ketua DPRD Jepara.(Foto:SN/dok-hp)

Selain itu, Kapolres juga menjamin pengamanan warga sehingga aparat dari kepolisian dan Kodim pun dikerahkan, untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam kesempatan tersebut Kapolres dan Ketua DPRD juga takjiah ke rumah duka menyampaikan rasa duka cita yang mendalam terhadap korban yang meninggal dengan harapan semoga semua kesalahannya diampuni oleh Allah SWT.

Harapan kami semua, warga Desa Ngetuk dan Muryolobo untuk menahan diri. Serahkan kepada jajaran Polres, dan kami dari DPRD akan mengawal tuntas dan adil,”ujar Haizul Ma’arif.

Kapolres Jepara AKBP Warsono dan Ketua DPRD Haizul Ma'arif saat takjiah ke rumah duka.(Foto:SN/dok-hp) 
Kapolres Jepara AKBP Warsono dan Ketua DPRD Haizul Ma’arif saat takjiah ke rumah duka.(Foto:SN/dok-hp)

Ia pun mengimbau semua pihak untuk tidak mengunggah foto-foto korban di media sosial. ”Hargai korban dan keluarganya, karena foto-foto juga bisa menambah keresahan warga,”imbuhnya.(hp)