Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani Tidak Menyediakan Penjualan Beras

0
71
Pengunjung Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani di halaman Kelenteng Hok Tik Bio, karena dipandang harus dibantu maka pihak kelenteng memberikan bantuan beras yang memang tidak dijual dalam pasar murah tersebut.(Foto:SN/aed)
Pengunjung Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani di halaman Kelenteng Hok Tik Bio, karena dipandang harus dibantu maka pihak kelenteng memberikan bantuan beras yang memang tidak dijual dalam pasar murah tersebut.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dalam Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani yang Minggu (24/April) 2022 hari ini diselenggarakan pihak Kelenteng Hok Tik Bio dan Kelompok Gusdurian Pati, memang tidak menyediakan kebutuhan minyak goreng. Pertimbangannya, jika barang kebutuhan itu disediakan diprediksi akan memunculkan terjadinya antrean yang mengular berkepanjangan.

Dari penanggung jawab kelenteng yang bersangkutan dan juga Koordinator Gusdurian Pati, Eddy Siswanto, ketika ditanya berkait hal tersebut tidak mengelak. Sebab, lanjutnya, saat Lebaran nanti barang-barang kebutuhan yang banyak dicari warga ekonomi pas-pasan adalah minuman dan makanan berupa roti maupun biskuit untuk keperluan memberikan suguhan kepada para tamunya.

Sedangkan untuk keperluan masak memasak yang menggunakan minyak goreng, sudah barang tentu tidak terlalu banyak dibutuhkan, kecuali mereka adalah pemilik warung makan maupun penjual gorengan. ”Karena itu, kami memang sengaja tidak menyediakan penjualan keperluan minyak goreng,”ujarnya.

Pengunjung Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani di halaman Kelenteng Hok Tik Bio Pati yang dipandang harus diberikan bantuan beras per orang 5 kilogram.(Foto:SN/aed)
Pengunjung Pasar Murah Pati Bumi Mina Tani di halaman Kelenteng Hok Tik Bio Pati yang dipandang harus diberikan bantuan beras per orang 5 kilogram.(Foto:SN/aed)

Menjawab pertanyaan, Eddy Siswanto menambahkan, dalam menggelar pasar murah maupun Pasar Imlek, pihaknya memang tidak pernah mengikutkan penjualan beras, karena hal itu memang tidak diperbolehkan. Hal tersebut mengingat, beras adalah makanan pokok yang disediakan memang untuk kebutuhan makan.

Karena itu, persediaan beras yang selalu diadakan kelenteng hanyalah semata-mata untuk diberikan kepada mereka yang membutuhkan. Sehingga hal tersebut selalu dilakukan, baik saat menjelang perayaan Tahun Baru Imlek maupun memang warga harus diberikan bantuan, termasuk saat ini pihaknya sudah menyediakan bantuan beras sebanyak 5 ton.

Pembagiannya, adalah warga yang dulu pernah terdaftar sebagai penerima nanti tetap akan dicari oleh orang yang ditugaskan menyerahkan bantuan beras tersebut. ”Dari persediaan beras sebanyak itu, yang akan kami bagikan adalah sebanyak 3 ton dulu, dan sisanya yang 2 ton kami cadangkan untuk tahap berikutnya,”imbuh Eddy Siswanto.