Memasuki Pertengahan Ramadhan; Kapal Penangkap Ikan Terus Berdatangan dari Melaut

0
Daftar kapal penangkap ikan yang sudah masuk dan tambat di pinggir alur Kali Juwana, untuk melelangkan hasil ikan tangkapannya, sampai Senin (18/April) hari ini.(Foto:SN/dok-leh)
Daftar kapal penangkap ikan yang sudah masuk dan tambat di pinggir alur Kali Juwana, untuk melelangkan hasil ikan tangkapannya, sampai Senin (18/April) hari ini.(Foto:SN/dok-leh)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Memasuki hari ke-16 Puasa Ramadhan, Senin (18/April) 2022 hari ini, jumlah kapal penangkap ikan yang sudah mendarat dari melaut terus bertambah. Setelah melelangkan ikan hasil tangkapannya di TPI Unit I dan II Bajomulyo Juwana, kapal-kapal tersebut pun mencari tempat tambat di sepanjang pinggir alur Kali Juwana, mulai dari hilir jembatan di ruas jalan Juwana-Rembang, dan puncaknya akan mendekati muara atau jauh ke utara di kawasan Pulau Seprapat.

Karena itu, papar Kepala Bidang Pengelolaan dan Pengembangan Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Pati, Soleh, kepada para pemilik dan pengurus kapal hendaknya tetap mematuhi dan mengindahkan hal-hal yang disarankan oleh Tim Terpadu Kemaritiman Juwana. Sebab, tim inilah yang bertanggung jawab terhadap keamanan selama menjelang maupun berlangsungnya Lebaran.

Dengan demikian, saat berlangsungnya Lebaran, hendaknya personel yang bertugas melakukan pengamanan/penjagaan kapal masing-masing, hendaknya jangan melakukan hal-hal yang bisa memunculkan kerawanan. Di antaranya, adalah hal-hal yang bisa memunculkan percikan api di atas/dalam kapal, seperti melakukan pekerjaan pengelasan.

Jika harus berlangsung pekerjaan tersebut, maka hal itu harus dilakukan di tempat ”docking” atau kapal ditarik jauh ke lokasi yang tidak digunakan untuk tempat tambat lainnnya. ”Sedangkan hal lain yang juga bisa memunculkan terjadinya api, adalah pekerjaan pengecatan di dalam kapal yang penggunaan minyak pelumas menggunakan tiner super, tujuannya agar cepat kering,”ujarnya.

Daftar harga ikan dalam pelaksanaan lelang di TPI Bajomulyo Juwana, Minggu (17/April) dan Senin (18/April) 2022 hari ini.(Foto:SN/dok-leh) 
Daftar harga ikan dalam pelaksanaan lelang di TPI Bajomulyo Juwana, Minggu (17/April) dan Senin (18/April) 2022 hari ini.(Foto:SN/dok-leh)

Akan tetapi, lanjutnya, minyak tiner tersebut juga rawan dan peka terhadap terjadinya percikan/atau sambaran api, sehingga dampak dari pekerja yang merokok pun bisa menjadi penyebab tersulutnya minyak itu. Dengan demikian, lebih baik dalam kondisi banyaknya kapal yang tambat karena para ABK-nya ber-Lebaran, maka antara yang satu dan lainnya saling menjaga dan melindungi kapal masing-masing dari ancaman terjadinya kebakaran.

Apalagi, sampai Senin (18/April ) 2022 hari ini, jumlah kapal penangkap ikan yang masuk sudah ada 49 buah, semua membawa ikan hasil tangkapan yang harus dilelangkan di TPI. Sedangkan untuk harga ikan Minggu (17 April) 2022, untuk jenis Lonco A (Rp 23.200/kilogram), Lonco B (Rp 21.200/kilogram), Cekak A (Rp 19.100/kilogram), Cekak B (Rp16.600/kilogram), Sero A (Rp 11.100/kilolgram), Sero B (Rp 10.300/kilogram), Nyampit ( Rp 4.000/kilogram) dan Jui (Rp 7.000/kilogram).

Di hari Minggu  jumlah kapal yang melelangkan ikan tangkapannya ada 20 buah, masing-masing satu kapal sisa, lima kapal baru, lima kapal baru tidak lelang, dan lima kapal baru tidak bongkar. Sedangkan yang lelang sehari sebelumnya, Sabtu (16/April) 2022 yang melelangkan ikan hasil tangkapannya sebanyak 10 buah, semua kapal baru.

Sementara itu, untuk yang lelang Senin (18/April) 2022 di TPI Unit I Juwana, sebanyak 10 buah kapal cantrang dan satu buah Holer. Masing-masing dengan ikan abangan, muniran, demang kunting, pirik, pethek, dan selebihnya ada manyung, mremang, pari/pe serta kakap merah dengan berat seluruhnya mencapai 238.468 kilogram,”imbuhnya.