Kawasan Pulau Seprapat Tertutup Untuk Tempat Mangkal Saat Malam Lebaran

0
51
Ka Satpol Airud Juwana AKP Sutamto
Ka Satpol Airud Juwana AKP Sutamto

SAMIN-NEWS.com, PATI – Ini sikap tegas yang menjadi ketetapan Tim Kemaritiman Terpadu di kawasan koordinasi Pol Airud Juwana, bahwa pada saat malam menyambut datangnya Lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah. Yakni, menutup total akses jalan menuju kawasan Pulau Seprapat, di Desa Bendar, Kecamatan Juwana.

Ada beberapa alasan untuk memberlakukan ketentuan tersebut, ungkap Kepala Satpol Airud Juwana, Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sutamto. Satu di antaranya,  sepanjang akses ruas jalan menuju kawasan pulau kecil itu, terdapat banyak kapal penangkap ikan yang sandar di sepanjang pinggir alur Kali Juwana yang notabene lokasinya berbatasan dengan akses ruas jalan tersebut.

Dengan demikian, pihaknya tidak ingin muncul hal-hal tak diinginkan sebagai dampak munculnya banyak kerumunan atau pengunjung yang mangkal karena alasan menikmati/menyambut datangnya Hari Raya Lebaran Idul Fitri keesokan harinya. Banyaknya warga yang berkerumun, tentu ada-ada saja keisengan yang mereka lakukan.

Dalam kesempatan tersebut, siapa di antara mereka yang ternyata kedatangannya membawa petasan tidak hanya jenis ”srengdor,” tapi juga  kembang api. ”Karena asyiknya mereka bermain petasan atau kembang api, bisa saja ada arah petasan yang dinyalakan arah larinya ke kapal, dan meledak di atasnya,”tandas Sutamto.

Risiko terburuk atas kondisi itu, lanjutnya, adalah munculnya percikan api yang bisa menjadi faktor penyebab terjadinya musibah kebakaran kapal yang sandar berderet di tepian alur kali. Padahal jarak mereka mangkal di kawasan pulau tersebut terlalu dekat dengan deretan kapal yang sandar, utamanya di sisi barat alur kali.

Karena, itu dalam konsi tersebut pihaknya tidak ingin kecolongan, sehingga sekecil apa risiko yang ditimbulkan tentu harus dicegah dan diantsipasi sejak dini, Sehingga pihaknya pun mohon pengertiannya kepada masyarakat Juwana, untuk bersama-sama menciptakan dan menjaga situasi kondusif dengan salah satu upaya menutup akses ruas jalan menuju Pulau Seprapat.

Berkait hal tersebut, pihaknya bersama jajaran Tim Kemaritiman Terpadu, sudah menetapkan suatu rencana yang harus dilaksanakan pada saat malam menyambut datangnya Lebaran Idul Fitri. Yakni, dengan menempatkan tugas pos di akses ruas jalan menuju kawasan Pulau Seprapat, satu di antaranya yang dari timur adalah depan Masjid di Desa Bajomulyo, Kecamatan juwana.

Ditutupnya ruas jalan tersebut, maka siapa saja yang hendak menuju ke Seprapat tak bisa melanjutkan perjalanan, termasuk akses pertigaan ruas jalan desa setempat yang hendak ke utara lewat akses jalan yang sisi barat. ”Jika ada yang tetap menerobos memaksakan diri di lokasi ”ujung” juga ada tim petugas yang menjaganya, sehingga lebih baik ber-Lebaran di dalam kota saja,”imbuhnya.