Gusdurian Bagikan Beras dan Ribuan Masker Kepada Penarik Becak di Juwana

0
41
Koordinator Gusdurian Pati, Selesa (26/April) siang hingga sore bagikan beras kepada warga kurang mampu dan kebetulan melintas di Jl Silugonggo Juwana.(Foto:SN/dok-edd)
Koordinator Gusdurian Pati, Selesa (26/April) siang hingga sore bagikan beras kepada warga kurang mampu dan kebetulan melintas di Jl Silugonggo Juwana.(Foto:SN/dok-edd)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Selesai membagikan beras kepada warga kurang mampu di Pati yang membutuhkan, Gusdurian Selasa (26/April) 2022 siang hingga sore kemarin, kembali melakukan hal sama. Lokasinya ganti berpindah ke Juwana, yaitu di lingkungan Kelenteng Tjoe Tik Bio, di Jl Silugonggo Juwana.

Di pilihnya lokasi tersebut, papar Koordinator Gusdurian Pati, Eddy Siswanto, karena ruas jalan itu tiap hari pasti ramai arus lalu lintasnya, sehingga dipastikan banyak penarik becak yang melintas di ruas jalan tersebut. Sebab, sasaran warga kurang mampu yang dipilih untuk menerima pembagian beras memang diutamakan dari kalangan penarik becak.

Akan tetapi, jika di jalan tersebut kebetulan terlihat ada warga kurang mampu lainnya juga tetap diberikan bantuan beras yang sudah disiapkan seluruhnya mencapai 5 ton. ”Akan tetapi di Juwana kami hanya membawa bantuan itu sebanyak setengah ton dan juga 3.000 lembar masker dalam waktu singkat beras langsung habis,”ujarnya.

Untuk pembagian beras bantuan tersebut, lanjutnya, juga waktunya bersamaan dengan pelaksanaan Pasar Murah Pati Bumi Mina di tempat sama. Dengan demikian, jika ada pengunjung pasar murah dalam menghadapi Lebaran yang tinggal beberapa hari lagi, tapi menurut penilaian pihaknya kurang mampu, mereka juga diberikan bantuan beras.

Sebab, untuk penyaluran bantuan beras berbeda dengan yang dilakukan selama ini bersama Kelenteng Hok Tik Bio Pati, yaitu melalui pembagian kupon, kemudian penerima kupon datang mengambil beras sebanyak 5 kilogram tersebut. Khusus saat ini berbeda, penerima bantuan berdasarkan kondisi yang bersangkutan saat dilihat di lapangan.

Demi terwujudnya pemerataan, maka pihaknya mencoba cara pembagiannya lain tidak berdasarkan daftar masukan dari yang di lapangan. ”Pertimbangannya, saat menjelang Lebaran seperti sekarang untuk kondisi saat ini tentu banyak pihak yang juga sama-sama menaruh kepedulian terhadap warga kurang mampu atau penghasilannya dalam keseharian yang pas-pasan,”imbuh Eddy Siswanto.