Bupati Haryanto Buka Gerakan Santri Menulis ke-28 Tahun di Prawoto

0
61
Pemateri Gerakan Santri Menulis dari Pemimpin Redaksi ''Suara Merdeka''  Gunawan Permadi (tengah) bersama Bupati Haryanto, jajaran Muspika Kecamatan Sukolilo dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khoir Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo.(Foto:SN/dok-lan)
Pemateri Gerakan Santri Menulis dari Pemimpin Redaksi ''Suara Merdeka''  Gunawan Permadi (tengah) bersama Bupati Haryanto, jajaran Muspika Kecamatan Sukolilo dan pengasuh Pondok Pesantren Miftahul Khoir Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo.(Foto:SN/dok-lan)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Bupati Haryanto, Jumat (8/April) 2022 hari ini membuka ”Gerakan Santri Menulis” ke-28 di Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoir Desa Prawoto, Kecamatan Sukolilo. Sedikitnya 60 orang santriwan dan santriwati mengikuti gerakan menulis yang diselenggarakan Redaksi ”Suara Merdeka” Semarang, dan berlangsung setiap tahun di Bulan Suci Ramadan.

Karena itu hadir sebagai pemateri, selain Pemimpin Redaksi” Harian ”Suara Merdeka” Gunawan Permadi juga dari Unisula Semarang. Sedangkan tamu undangan tampak hadir pula, Kapolres Pati AKBP Christian Tobing diwakili Kabag Ops, Kompol Sugino juga Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pati, jajaran Muspika Kecamatan Sukolilo, serta para pengasuh Ponpes Miftahul Khoir Pramoto.

Dalam Sambutannya Bupati Haryanto antara lain mengucap syukur Alhamdulilllah karena hari ini bisa bersilaturahim walau dengan pembatasan-pembatasan di masa pandemi Covid-19. Berkait dengan perkembangan ponpes di Kabupaten Pati, sampai saat ini ternyata cukup pesat, karena sekarang tidak hanya berkonsentrasi di wilayah Pati utara, tapi di wilayah Pati selatan juga sudah berkembang cukup baik.

Di sisi lain, pihaknya juga berterimakasih kepada ”Suara Merdeka”  yang sudah mengadakan kegiatan pengenalan dan pembelajaran ilmu jurnalistik kepada santriwan dan santriwati di banyak wilayah di Indoensia. ”Semoga ilmu yang akan diberikan oleh narasumber pada kegiatan hari ini bermanfaat bagi seluruh peserta,”ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Haryanto juga mohon maaf kepada masyarakat khususnya warga Kecamatan Sukolilo atas rusaknya akses jalan, karena aktifitas pertambangan. Berkait dengan permasalahan tersebut, kemarin sudah dibahas dalam rapat koordinasi sehingga dalam kesempatan ini pihaknya berpesan kepada pihak kepolisian, agar bisa menertibkan mobil-mobil penambang yang melebihi tonase.

Terakhir kepada masyarakat juga diminta, untuk tetap mematuhi protokol kesehatan (Prokes). ”Kendati pemerintah sudah melonggarkan aktifitas warga, tapi kita tidak boleh terlena,”imbuhnya.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Harian ”Suara Merdeka”  Semarang, Gunawan Permadi mengucapkan terimkasi kepada segenap panitia, sehingga kegiatan ”Gerakan Santri Menulis” yeng ke-28 Tahun 2022 hari ini bisa berlangsung di Ponpes Miftahul Khoir. Kepada para santri dan peserta gerakan ini dapat menyerap ilmu penulisan secara maksimal.

Penulisan dalam hal ini, adalah penulisan karya jurnalistik yang akan diberikan oleh narasumber agar benar-benar bermanfaat. ”Kami juga mohon maaf jika dalam kegiatan hari ini masih ada kekurangan,”pungkasnya.