Dishub Sebut Kantor Disdukcapil Tak Layak Tak Punya Parkiran Representatif

0
80
Ilustrasi tukang parkir (keepo.me)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Pati menyebut upaya penertiban parkir yang menyebabkan kemacetan tidak segampang yang dikira. Tempat parkir publik di bawah naungan Dishub diakui sudah ada upaya pembinaan maupun evaluasi bagi juru parkir (Jukir).

Kepala Bidang Pengendalian dan Operasional (Dalops) pada Dishub, Nita Agustiningtyas menyebut utamanya di Pati Kota cukup banyak titik-titik parkir yang menyebabkan kemacetan. Mulai dari Gowangsan, depan Mal Luwes, Dr Susanto, Sutomo hingga Tondonegoro.

Menurutnya, di Jln Tondonegoro disitu memang kapasitas jalannya sempit memang perlu diterapkan satu jalur. Nita menyebut seharusnya parkir hanya di bagian utara, tetapi dalam prakteknya beda sedangkan Dishub tidak bisa nunggu tiap waktu.

Ia menyoroti kantor yang saat ini digunakan pemerintah untuk pelayanan publik yakni Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil). Adanya kantor tersebut turut memperparah parkir yang mengganggu kelancaran dan menyebabkan kemacetan.

“Bisa dikatakan kantor Disdukcapil itu memang kurang layak, dengan pelayanan masyarakat yang datang banyak. Tidak tersedia parkir disitu, hingga parkirnya luber ke jalan. Solusinya bagaimana, ya dipindah,” kata Nita.

Di sisi lain, Nita menyebut selain faktor tidak adanya tempat parkir representatif yang disediakan, juga tiap waktu kendaraan bertambah masyarakat membeli kendaraan motor mobil. Sementara jalannya tetap sama, itu permasalahan parkir.

Dia menambahkan, istilahnya yang paling memprihatinkan di Pati Kota diakui sudah mending karena sudah ditertibkan. Namun, jika dipetakan yang potensi keramaian itu misalnya di DR Susanto, Soetomo.

Kemudian saat ini penyetan disamping SMP 8 sebabnya karena tendanya memakan badan jalan. Lalu di depannya buat parkir begitu juga yang disebelahnya. “Dishub sudah melakukan pembinaan sosialisasi. Sebenarnya kita juga bekerjasama dengan Satpol, karena penindakan bukan kewenangan kami,” terangnya.