Satu Setengah Jam Berikutnya; Datang Lagi Tambahan Dua Ekskavator

0
120
Jelang pukul 07.30 dua unit ekskavator datang menyusul untuk mempercepat perobohan bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Untuk merobohkan seluruh bangunan di Kompleks Lorong Indah (LI) setelah tempat prostitusi itu ditutup beberapa bulan lalu, sesuai perhitungan harus dikerahkan sedikitnya 8 unit ekskavator. Sebab, seluruh bangunan di lokasi tersebut yang seluruhnya berjumlah 70 buah, baik yang terletak di deretan Lorong I, II dan III.

Di lorong yang disebut terakhir, juga terdapat bangunan berlantai dua yang disebut-sebut milik warga Kota Semarang, dan satu di antara bangunan itu saat berita ini ditulis sudah berhasil diratakan tanah. Dengan kedatangan dua ekskavator tambahan tentu akan semakin mempercepat pembongkaran dan perobohan.

Bertepatan dengan datangnya tambahan dua unit ekskavator tersebut, maka tiba waktunya operator ekskavator yang datang sejak pagi-pagi buta tersebut diberikan kesempatan beristirahat sementara. ”Mereka tentu membutuhkan waktu untuk minum, karena selain operator juga ada personel yang khusus bertugas mengumpulkan material kayu bekas bongkaran,”ujar salah seorang yang ada di antara mereka, Slamet Sujono, asal Kota Pati.

Sebuah ekskavator yang sejak pagi melakukan pembongkaran dan perobohan bangunan di Kompleks LI di Dukuh Bibis, Desa/Kecamatan Margorejo bersama para pekerja lainnya memanfaatkan waktu untuk beristirahat sejenak.(Foto:SN/aed)

Bertambahnya alat berat, maka paling tidak proses pembongkaran dan perataan bangunan di kompleks tersebut. Apalagi, dalam pelaksanaan itu juga disertai pengerahan tenaga yang juga membantu operator ekskavator untuk memilah material kayu maupun bambu yang tidak banyak mengalami kerusakan, sehingga hal itu juga membutuhkan waktu tersendiri.

Saat pembongkaran belangsung dan dan berjalan lancar, atau tidak menghadapi kendala atau munculnya perlawan dari kelompok pemilik, maka para personel dari jajaran keamanan baik TNI/Polri maupun Satpol PP banyak bersiap-siap bersama kelompok regunya. Jika yang datang baru empat ekskavator ditambah satu ekskavator loader, maka sesuai rencana delapan berarti masih kurang tiga unit.

Sedangkan ekskavator loadar yang juga sudah datang di lokasi sejak pagi, tampaknya masih menunggu perkembangan lebih lanjut. Khusus untuk ekskavator loader masih menunggu dengan diparkir oleh operatornya di depan Lorong II, di sisi selatan.