Pertanian Urutan Ketiga Struktur PDRB Jepara

0
29
Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Diyar Susanto saat memberikan sambutan.(Foto:SN/dok-hp)

SAMIN-NEWS.com, JEPARA – Potensi sektor pertanian pada struktur PDRB Kabupaten Jepara menempati urutan ketiga dengan memberikan andil sebesar 15, 10 persen. Hal itu berada di bawah sektor industri pengolahan sebesar 34,86 persen dan sektor perdagangan sebesar 16,21 persen.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Jepara, Diyar Susanto mengungkapkan hal itu saat memberikan sambutan mewakili Bupati Jepara pada Musyawarah Daerah (Musda) dan Pengukuhan Pengurus Perhimpunan Penyuluh Pertanian Indonesia (Perhiptani) Kabupaten Jepara. Acara tersebut berlangsung Rabu (16/Februari) 2022 kemarin, di aula Pendapa Kartini.

Sebagai ketua terpilih yang baru periode 2022-2027, adalah Tri Wibowo Yulianto, menggantikan Sukirio Amin Jaelani. Hadir dalam kesempatan tersebut, Ketua Dewan Pimpinan Wilayah  Perhiptani Provinsi Jawa Tengah Warsana, diwakili Bendahara Hartono dan Sekretaris, Diyah Haskarini, dan hadir pula Koordinator Wilayah Eks-Karesidenan Pati, Sutarwi.

Untuk itu, lanjut Diyar Susanto, diperlukan inovasi dan teknologi, manajemen pertanian yang baik serta sumber daya manusia yang kompeten sebagai upaya meningkatkan produksi dan produktivitas petani mutlak diperlukan. Dalam hubungannya dengan hal tersebut, maka peran para penyuluh sangat penting untuk mendampingi petani dan kelompok tani.

Karena itu, penyuluh harus menjadi motivator dan fasilitator dari kelompok tani dengan mitra atau pengusaha. ”Hal itu harus bisa memunculkan aspirasi untuk para kelompok tani atau warga tentang pertanian,”ujarnya.

Mengingat hal tersebut, pihaknya berharap terwujudnya Perhiptani sebagai organisasi penyuluh pertanian profesional, meningkatkan kebanggaan, semangat dan jiwa korsa penyuluh. ”Pembinaan pelaksanaan kode etik penyuluhan pertanian, membangun komunikasi aktif dengan pemerintah dan pemangku kepentingan untuk suksesnya pertanian di Jepara,”imbuhnya.(hp)