Terapkan SOP dan Prokes Ketat Kunci Pembelajaran Tatap Muka di SMP 3 Pati

0
104
Kepala SMP Negeri 3 Pati, Ruqayah

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kepala SMP Negeri 3 Pati, Ruqayah menyatakan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) sudah berjalan lebih dari dua pekan tidak ada masalah terkait dengan pelaksanaannya. Baik siswa maupun guru menjalankan kegiatan belajar seperti biasa.

“Karena sekolah menyiapkan serta sesuai dengan SOP. Yaitu dengan menyiapkan alat sarana dan prasarana skrining untuk mendeteksi kesehatan para siswa yang masuk, atau skrining suhu tubuh,” ujarnya, Sabtu (29/1/2022).

Dari alat skrining itu, dia mengatakan ketika ditemukan siswa yang kesehatannya atau suhunya kurang, sekolah meminta bagi yang bersangkutan agar tidak masuk kelas. Selain itu, sadar diri dan mau menjalani mekanisme dengan dikarantina dulu.

Di samping berdasarkan SOP dan prokes, ia menambahkan termasuk evaluasi pelaksanaan PTM. Proses PTM di SMP 3 dilakukan secara shift hari, setengah siswa hari pertama dan setengahnya lagi di hari kedua, begitu seterusnya.

“Ide ini merupakan kesepakatan antara sekolah dengan wali murid orang tua. Sebab, kebanyakan orang tua murid SMP 3 adalah PNS, kerja di kantor. Ketika, mengantar anaknya di waktu siang pada jam kantor justru mengganggu kerja mereka di kantornya masing-masing,” jelasnya.

Pihaknya tak merasa khawatir dengan pembelajaran PTM terbatas yang saat ini berjalan di Kabupaten Pati. Asalkan, ia menegaskan dengan mematuhi aturan yang berlaku.

“Kami yakin di daerah Jateng enggak seperti di kota besar yang cukup banyak ditemukan kasus konfirmasi di sekolah. Dengan menerapkan SOP dan protokol kesehatan yang ketat, juga memastikan skrining ketika masuk,” sambungnya.

Pihaknya mendukung pemerintah berkait dengan upaya pengambilan sampel atau acak swab di sekolah. Hal ini untuk memastikan PTM berjalan dengan baik. Soal penutupan PTM itu adalah kewenangan pemerintah.