Presiden Tegaskan Pemerataan Pembangunan hingga ke Pedesaan

0
70
Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Presiden Joko Widodo (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

SAMIN-NEWS.com, Presiden Joko Widodo mengaku cukup banyak orang yang berpikiran dan menganggap bahwa pembangunan di Indonesia hanya dilakukan dalam skala besar. Sebagian lain beranggapan pembangunan mengecualikan di kawasan pedesaan.

Tetapi, anggapan itu oleh Jokowi tidak benar. Menurutnya, pembangunan dilakukan secara merata bukan berdasarkan kawasan pedesaan dan perkotaan. Melainkan skala kecil yang notabenenya di desa juga diperhatikan.

Ia mencontohkan, pengerjaan infrastruktur di wilayah pedesaan seperti jalan desa, jembatan desa, embung, saluran irigasi, pasar hingga tambatan perahu. Karena semua infrastruktur tersebut bersifat esensial dan sangat diperlukan oleh penduduk perdesaan.

“Banyak orang menganggap bahwa pemerintah hanya membangun yang besar-besar saja, jalan tol, airport, pelabuhan. Padahal, tidak. Kita juga membangun jalan desa, membangun embung, membangun air bersih, posyandu,” ujar Jokowi dalam perayaan HUT ke-49 PDIP secara virtual dari Istana Negara, Jakarta, Senin (10/1).

Menurutnya, pemerataan pembangunan mutlak diperlukan sebagai modal untuk membangun sebuah peradaban. Selain itu, guna membuka lapangan kerja dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi di seluruh pelosok negeri.

Ia menjelaskan sejak 2015, pemerintah begitu memperhatikan pembangunan di desa. Ia merinci pemerintah telah mengalokasikan Rp400 triliun untuk program dana desa. Nilai ini bertambah dari semula Rp21 triliun dan di tahun 2021 hingga Rp72 triliun.

“Ini sebuah angka yang sangat besar sekali, perhatian besar pemerintah terhadap desa. Kita harapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa dan mempersempit ketimpangan antara desa dan kota,” pungkas Jokowi.