Lagi-lagi Paket Pekerjaan Bendung Blado Digelontor Limpasan Air

0
47
Sisa gelontoran luapan air yang limpas dari sisi hilir kiri Bendung Blado, di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo.(Foto:SN/dok-ri)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Sejak Jumat (7/Januari) 2022 mulai sekitar pukul 16.30, paket pekerjaan Bendung Blado, di Desa Bumirejo, Kecamatan Margorejo, kembali digelontoran luapan air yang limpas dari sisi hilir kiri lokasi  bendung tersebut. Dengan demikian, limpasan tersebut terjadi untuk kali yang keempat, karena satu hari berikutnya, Sabtu (8/Januari) juga terjadi hal sama.

Ternyata limpasnya gelontoran air tidak hanya berhenti sampai batas itu, karena Minggu (9/Januari) 2022 sejak subuh hingga malam hari, hujan pun tidak ada henti-hentinya. Sehingga upaya untuk menguras gelontoran air yang menutup paket pekerjaan tidak berhasil tuntas, meskipun pihak pelaksana di lapangan sudah mengerahkan tiga unit pompa penyedot.

Hal itu dibenarkan pelaksana lapangan rekenan yang bersangkutan, Tari ketika ditanya berkait hal tersebut, sehingga lagi-lagi pelaksanaan pekerjaan yang seharusnya bisa lebih cepat terselesaikan menjadi kembali terhalang. ”Yakni, pemasangan sayap hilir kiri yang seharusnya sepanjang 30 meter masih kurang 6 meter,”ujarnya.

Sisa pelaksanaan pekerjaan yang masih harus dituntaskan, yaitu penambahan tinggi atau lebar sayap hilir kiri sama dengan sayap hilir kanan bendung.(Foto:SN/dok-ri)

Mengingat kondisi tersebut, lanjutnya, maka begitu upaya menyedot limpasan air di hilir bendung tidak terlalu tinggi, maka pihaknya pun kembali memasang penambahan/peninggian penampang sayap hilir kiri yang panjang belum maksimal. Jika nanti air yang tersisa sudah surut, maka kekurangan panjang sayap 6 meter juga akan dilanjutkan.

Dengan demikian, bagian pekerjaan itu sudah benar-benar tuntas sehingga material yang selama ini di tempatkan di sisi kiri bendung sudah jauh berkurang, sehingga pihaknya sudah bisa memulai pekerjaan pembutan intek dan memasang pintunya. Panjang saluran yang dari intek melintang jalan tersebut mencapai 11 meter, dan hal itu akan menjadi bagian pekerjaan konstruksi tahap akhir.

Sedangkan untuk bagian pekerjaan lainnya, tidak lagi berkait dengan bagian konstruksi bendung melainkan dengan penataan/pembuangan tanah galian. ”Sebab, material tersebut volumenya juga cukup besar karena bila diangkut mengunakan kendaraan pengangkut masih sekitar 60 unit dump truck,”imbuhnya.