Anggota DPRD Pati H Haryono; Sambut Segera Diberlakukan PTM di Sekolah Semua Tingkatan

0
68
Anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Haryono.(Foto:SN/aed)

SAMIN-NEWS.com, PATI – Kendati tidak duduk di Komisi DPRD yang membidangai pendidikan atau Komisi D tapi salah seorang anggota DPRD Pati dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H Haryono, menyambut baik akan segera dilaksanakannya pembelajaran tatap muka (PTM) untuk semua anak dari seluruh jenjang pendidikan. Yakni, PAUD, TK, SD, SMP hingga SMA/SMK di Kabupaten Pati yang selama masa pandemi Covid-19 harus belajar dengan sistem daring.

Dengan demikian, paparnya, para orang tua murid untuk sementara tetap sedikit bersabar, karena di Pati hal itu masih menunggu sekitar dua pekan, dan bahkan sekarang sudah mulai berkurang. Yaitu sampai berakhirnya masa inkubasi covid-19 yang biasanya membutuhkan rentang waktu dari mulai terpapar dan tertular selama 14 hari.

Jika dalam rentang waktu tersebut aman, maka harapan seluruhnya dan hari-hari berikutnya setelah berakhirnya masa inkubasi juga berlangsung aman, sehingga anak-anak yang harus masuk sekolah dengan PTM tetap aman dan nyaman. Dengan kondisi tersebut, para orang tua murid untuk melepas anaknya datang ke sekolah mengikuti PTM juga tidak diliputi rasa was-was.

Menyikapi hal tersebut, tentunya pihak yang berkompeten di Pati juga harus ekstra maksimal dalam melakukan persiapan sebelum benar-benar melaksanakan PTM, seperti persiapan juga pelaksanaan protokol kesehatan. ”Paling tidak, pemakaian masker harus ditekankan kepada semua personel yang ada di lingkungan sekolah tersebut, sehingga sikap ekstra hati-hati Pak Bupati, tidak hanya asal-asalan memulai pelaksanaan PTM, harus didukung seluruh komponen masyarakat,”tandasnya.

Menjawab pertanyaan, Haryono menambahkan, pihaknya tidak mempunyai pretensi apa-apa kecuali harus selalu menghadapi masyarakat yang juga menanyakan serta meminta, agar PTM di sekolah-sekolah itu segera dimulai. Akan tetapi, syarat yang berkait dengan hal tersebut tentu perlu dipenuhi atau disikapi tidak hanya oleh pihak sekolah semata, melainkan juga oleh para orang tua murid,

Maksudnya, jangan sampai saat nanti PTM dimulai putra-putrinya terutama yang sudah menginjak usia remaja (SMP maupun SMA/SMK) jangan sampai abai terhadap ketentuan protokol kesehatan. Dengan demikian, sejak dari rumah orang tua harus selalu tak bosan-bosannya mengingatkan agar mematuhi hal tersebut.

Bila perlu, tambahnya, untuk pemaksimalan upaya mencuci tangan saat berada di sekolah, orang tua murid membelikan/menyediakan putra-putrinya ”hand sanitizer”. Sebab, biasanya anak-anak itu sering malas bila harus mencuci tangan, apalagi jika persediaan air dan sabun di sekolah letaknya terlalu jauh dari ruangan mereka.

Atau bahkan bila perlu, pihak sekolah memasang pipa dan kran untuk keperluan tersebut di depan ruang/teras depan ruang kelas para siswa. ”Untuk keperluan tersebut suka dan tidak suka harus disediakan, dan jika mulai sekarang dikerjakan masih ada waktu sebelum sekolah melaksanakan PTM sambil menunggu selesainya masa inkubasi Covid-19,”imbuh anggota Dewan dari Komisi C tersebut.(adv)